BALIKPAPAN — Puluhan warga di kawasan padat penduduk Dahor, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur, kehilangan tempat tinggal setelah api melahap belasan rumah pada Kamis (20/8/2026). Tiupan angin membuat api yang diduga berasal dari pembakaran sampah merambat cepat ke bangunan di sekitarnya.
BPBD Kota Balikpapan langsung menerjunkan 15 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Petugas sempat bekerja keras melakukan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala di tengah kepadatan bangunan yang berdekatan.
Berdasarkan keterangan sementara di lapangan, titik api pertama kali terlihat dari tumpukan sampah yang dibakar. Angin kencang yang bertiup saat kejadian diduga menjadi faktor utama cepatnya api menyebar ke rumah-rumah warga yang konstruksinya sebagian besar berbahan kayu.
Belasan unit rumah dilaporkan hangus terbakar. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun kerugian material ditaksir tidak sedikit mengingat kawasan Dahor merupakan salah satu permukiman dengan tingkat kepadatan tinggi di Balikpapan Barat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Proses pendinginan menjadi prioritas utama karena potensi kebakaran susulan cukup besar jika angin kembali bertiup kencang.
Warga sekitar turut membantu petugas memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sebagian penghuni rumah terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu pendataan lebih lanjut dari pihak kelurahan dan BPBD setempat.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat akan bahaya membakar sampah sembarangan, terutama di kawasan padat penduduk yang rawan terhadap perambatan api. BPBD Balikpapan mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya saat kondisi angin kencang.