Bupati Berau Tinjau Langsung Karhutla di Kecamatan Kelay, Api Cepat Menjalar Akibat Semak Kering

Penulis: Endra Sanjaya  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22:13 WIB
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meninjau proses pemadaman karhutla bersama jajaran Forkopimda di Kecamatan Kelay, Selasa (18/8).

BERAU — Kepulan asap tebal masih terlihat dari Jalan Poros Kelay saat Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meninjau proses pemadaman karhutla bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (18/8). Tim gabungan dari pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan petugas terkait tampak bergerak cepat menyusuri area yang dipenuhi ilalang kering.

Bupati menyebut keterbatasan sarana pemadam menjadi kendala utama di lapangan. Karena itu, penanganan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah.

Perusahaan Perkebunan Diminta Perkuat Koordinasi

Sri Juniarsih mengajak Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (DPBD), serta perusahaan perkebunan di sekitar lokasi untuk meningkatkan koordinasi. Langkah ini dinilai penting baik untuk pencegahan maupun penanganan agar dampak karhutla tidak meluas ke kawasan lain.

"Kondisi karhutla yang terjadi kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Keterbatasan sarana pemadam membuat penanganan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, sehingga diperlukan dukungan bersama dari dunia usaha, TNI, Polri, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan," kata bupati.

Warga Diminta Tidak Membakar Lahan

Imbauan tegas disampaikan langsung kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan rawan. Bupati meminta warga tidak melakukan pembakaran lahan atau aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi panas yang ekstrem.

"Bagi masyarakat, jangan melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi saat ini panas sangat kering sehingga api bisa cepat menjalar ke berbagai arah," ujarnya.

Dari pantauan di lokasi, jejak api terlihat menyebar di sepanjang jalan poros. Semak dan ilalang yang mengering dalam beberapa bulan terakhir menjadi bahan bakar utama yang membuat kobaran api sulit dikendalikan.

Pengawasan Wilayah Rawan Karhutla Bakal Diperketat

Bupati meminta dinas terkait memperkuat pengawasan di titik-titik yang memiliki tutupan hutan dan lahan luas. Keterlibatan aparat dan masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi titik api sejak dini sebelum membesar.

"Kondisi cuaca yang panas dan kering perlu diantisipasi bersama. Pengawasan di wilayah yang rawan karhutla juga harus diperkuat oleh dinas terkait dengan melibatkan aparat serta masyarakat, khususnya pada kawasan yang memiliki tutupan hutan dan lahan luas dan kering," jelas Sri Juniarsih.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke area perkebunan dan permukiman warga di sekitarnya. Asap tebal yang membatasi jarak pandang menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top