MAHAKAM ULU — Fasilitas ruang bermain anak di ibu kota Kabupaten Mahakam Ulu kini bertambah setelah Playground Ujoh Bilang rampung dibangun. Kehadiran fasilitas ini dinilai menjadi salah satu jawaban atas pemenuhan indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) yang ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menyebut, keberadaan taman bermain bukan sekadar pelengkap infrastruktur, melainkan kebutuhan mendasar bagi anak untuk bersosialisasi dan mengembangkan kreativitas. Inisiatif yang digagas BUMKam Ujoh Bilang ini diharapkan bisa direplikasi oleh kampung-kampung lain di wilayah hulu Sungai Mahakam tersebut.
Dalam regulasi KLA, lingkungan yang aman dan nyaman menjadi salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi daerah. Pemkab Mahulu menilai ruang bermain yang representatif berkontribusi langsung pada aspek tersebut, di samping pemenuhan akses kesehatan, pendidikan, air bersih, dan sanitasi.
"Keberadaan taman anak atau playground dapat menjadi salah satu fasilitas yang mendukung pemenuhan indikator KLA, karena ruang bermain akan memberikan kesempatan bagi anak bermain, bersosialisasi, dan mengembangkan kreativitas dalam lingkungan lebih baik," ujar Angela Idang Belawan di Ujoh Bilang, Selasa.
Pola pendanaan yang melibatkan badan usaha milik kampung menjadi catatan tersendiri dalam proses pembangunan fasilitas publik di Mahulu. Bupati menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah kampung, masyarakat, dan BUMKam adalah kunci keberlanjutan fasilitas semacam ini.
"Keterlibatan semua pihak sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung tumbuh kembang anak. Playground tersebut diharapkan tidak hanya memastikan keberlangsungan fasilitas, tetapi juga memberikan manfaat bagi kampung," katanya menambahkan.
Data dari Dinas Pendidikan setempat mencatat, saat ini terdapat 78 unit Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Mahakam Ulu. Jumlah tersebut mencakup taman bermain dan Taman Kanak-kanak (TK) yang tersebar di seluruh kecamatan.
Dengan tambahan playground yang dikelola BUMKam, Pemkab Mahulu berharap pemerataan akses bermain dan belajar bagi anak-anak dapat semakin meluas, tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Mahulu dalam penilaian KLA pada tingkat provinsi maupun nasional.