40 Calon Paskibraka PPU Resmi Dikukuhkan Bupati Mudyat Noor untuk HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:48:01 WIB
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor memimpin pengukuhan 40 calon Paskibraka PPU di Gedung Graha Pemuda, Nipah-Nipah, Sabtu malam (15/8/2026).

PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor memimpin langsung prosesi pengukuhan 40 calon anggota Paskibraka PPU tahun 2026. Acara berlangsung khidmat di Gedung Graha Pemuda, Nipah-Nipah, Sabtu malam (15/8/2026).

Dalam sambutannya, Mudyat Noor menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut prosesi tersebut sebagai momentum peneguhan tekad dan komitmen bagi para generasi muda yang terpilih.

"Pengukuhan ini bukanlah seremonial semata, tetapi sebuah peneguhan tekad, komitmen, dan tanggung jawab. Adik-adik yang berdiri di hadapan kita hari ini adalah putra-putri terbaik daerah yang terpilih melalui proses seleksi ketat, latihan disiplin, dan pembinaan mental yang tidak ringan," kata Mudyat Noor.

Makna Tugas di Balik Pengibaran Sang Saka

Mudyat Noor mengingatkan para anggota Paskibraka bahwa tugas yang diemban memiliki makna lebih luas dari sekadar mengibarkan bendera. Menurutnya, keberadaan mereka di lapangan upacara menjadi simbol semangat persatuan dan nasionalisme bagi masyarakat.

"Tugas yang akan diemban bukan hanya mengibarkan sang saka merah putih, tetapi juga mengibarkan semangat persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah masyarakat," ujarnya.

Bendera Merah Putih, lanjut Mudyat, merupakan representasi perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Ia berharap setiap gerakan yang ditampilkan para Paskibraka saat bertugas menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah Indonesia.

"Setiap gerakan, setiap langkah, dan setiap hembusan napas saat bertugas adalah bentuk penghormatan kepada sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia," tegasnya.

Bekal Karakter untuk Generasi Muda PPU

Bupati PPU berharap pengalaman mengikuti seleksi, pembinaan, hingga pelaksanaan tugas sebagai Paskibraka menjadi modal penting bagi para pelajar di wilayahnya. Ia ingin pengalaman tersebut membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk membentuk karakter kalian agar menjadi generasi yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan," pesan Mudyat Noor.

Pada kesempatan tersebut, Mudyat Noor juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, dan panitia yang telah mendampingi para calon Paskibraka selama masa persiapan. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada orang tua yang telah memberikan dukungan penuh.

"Terima kasih kepada para pelatih, pembina, dan panitia atas dedikasi serta kerja kerasnya membimbing adik-adik Paskibraka hingga sampai pada tahap ini. Kepada para orang tua, terima kasih telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putri tercinta," ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Mudyat Noor berpesan agar seluruh anggota yang telah dikukuhkan menjaga kehormatan dan kekompakan. Ia meminta mereka melaksanakan tugas mulia dengan rasa bangga.

"Sekali lagi saya mengucapkan selamat atas pengukuhan ini. Junjunglah kehormatan, jaga kekompakan, dan laksanakan tugas mulia dengan penuh rasa bangga," pungkasnya.

Turut hadir dalam pengukuhan tersebut Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Ketua DPRD Kabupaten PPU Raup Muin, jajaran Forkopimda, Sekda PPU Tohar, para asisten, staf ahli, serta orang tua Paskibraka.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: kaltimkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top