SAMARINDA — Ribuan bendera Merah Putih habis dibagikan dalam sekejap di kawasan Lapangan Depan GOR Segiri, Minggu (9/8/2026). Warga yang melintas maupun tengah beraktivitas di sekitar lokasi menerima bendera tersebut secara cuma-cuma.
Gerakan pembagian bendera ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemkot Samarinda sengaja memilih ruang publik yang ramai agar pesan nasionalisme menjangkau lebih banyak orang.
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ada kekhawatiran yang melatarbelakangi gerakan massal tersebut.
"Kita khawatir terjadi erosi atau pengurangan semangat cinta tanah air. Makanya kegiatan seperti ini kita lakukan," kata Marnabas di lokasi.
Menurutnya, perubahan zaman menjadi tantangan terbesar dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Tanpa upaya nyata, rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia bisa tergerus perlahan.
Marnabas mengingatkan bahwa mengibarkan bendera bukanlah ritual kosong. Di balik kain merah putih, terdapat pengorbanan para pahlawan yang 81 tahun lalu rela kehilangan harta, tenaga, hingga nyawa.
"Sekarang kita tinggal menikmati pembangunan. Kita ingin pembangunan ini terus berkembang positif," ujarnya.
Ia menekankan, momentum kemerdekaan adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali arti perjuangan. Generasi yang menikmati hasil pembangunan hari ini disebutnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga apa yang sudah diwariskan.
Perhatian khusus diarahkan pada generasi muda. Marnabas menilai kelompok usia inilah yang paling rentan mengalami pergeseran nilai akibat arus globalisasi dan kemajuan teknologi.
Pembagian bendera di ruang publik diharapkan menjadi pengingat visual yang efektif. Kehadiran Merah Putih di tengah aktivitas sehari-hari diharapkan menumbuhkan kembali rasa bangga sebagai warga negara.
"Sebab, menjaga Merah Putih tetap berkibar bukan hanya soal memasang bendera, tetapi juga menjaga semangat perjuangan yang ada di baliknya," pungkasnya.
Pemkot Samarinda mengajak seluruh warga yang menerima bendera untuk turut memasangnya di lingkungan rumah masing-masing sepanjang momentum kemerdekaan berlangsung.