KALIMANTAN TIMUR — Vinícius Júnior hanya menyisakan satu tahun dalam kontraknya di Santiago Bernabéu. Situasi itu membuat Real Madrid berada di persimpangan: menjualnya sekarang atau kehilangan sang bintang tanpa kompensasi pada 2026. Arsenal melihat celah tersebut dan mulai menjajaki kemungkinan transfer.
Kepulangan José Mourinho ke Real Madrid dengan kontrak tiga tahun ikut memengaruhi masa depan Vinícius. Hubungan keduanya tidak mulus sejak musim semi lalu, saat Vinícius menuduh Gianluca Prestianni dari Benfica melakukan pelecehan rasial di Liga Champions. Mourinho—yang saat itu menangani Benfica—berkomentar “sesuatu terjadi, selalu” di setiap pertandingan yang melibatkan Vinícius. Pernyataan itu menuai kritik dan membuat posisi pemain Brasil berusia 26 tahun itu semakin goyah di klub.
Tidak mengherankan jika Real Madrid mempertimbangkan untuk melepas Vinícius lebih awal. Daripada kehilangan uang besar tahun depan, menjualnya sekarang menjadi opsi yang paling rasional.
Vinícius mencetak 22 gol untuk Real Madrid musim lalu dan empat gol untuk Brasil di Piala Dunia. Penampilan itu membuat Mikel Arteta tertarik menjadikannya marquee signing setelah Arsenal mengakhiri puasa gelar Premier League selama lebih dari dua dekade.
Namun, Arsenal tidak hanya mengincar satu nama. Julián Álvarez (Atlético Madrid), Yan Diomande (RB Leipzig), dan Bradley Barcola (PSG) juga masuk radar. The Gunners baru saja mengamankan Christos Tzolis dari Club Brugge senilai £34 juta untuk menambah kedalaman lini serang. Sementara Morgan Rogers—yang juga diincar—akhirnya memilih Chelsea dengan rekor transfer Inggris sebesar £117 juta karena Arsenal tidak bersedia membayar di atas £80 juta.
Selain Vinícius, Arteta juga mengincar rekan senegaranya, Bruno Guimarães dari Newcastle. Manajer Newcastle, Eddie Howe, mengakui ketidakpastian masa depan gelandang Brasil itu. “Kami tidak ingin kehilangan pemain terbaik. Saya sudah bicara dengan Bruno, dia pribadi yang luar biasa. Tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi,” kata Howe setelah laga pramusim Newcastle kontra Gateshead.
Arsenal sudah merekrut tiga pemain di bursa ini: Piero Hincapié (permanen), Illan Meslier (gratis dari Leeds), dan Tzolis. Jika berhasil memboyong Vinícius, itu akan menjadi pernyataan paling kuat dari tim juara bertahan Premier League.