KALIMANTAN TIMUR — Pemain depan Real Madrid berusia 27 tahun itu menuntaskan turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan torehan yang tak terkejar oleh para pesaingnya. Dua gol terakhir Mbappe tercipta saat Timnas Prancis mengalahkan Inggris di partai penentuan posisi ketiga, membuat koleksinya melejit dari delapan menjadi sepuluh gol.
Lionel Messi, yang sempat menjadi ancaman terdekat dengan delapan gol, gagal menambah pundi-pundi golnya di partai final. Timnas Argentina takluk dari Spanyol tanpa Messi mampu mencetak satu pun gol, sehingga koleksinya tertahan di angka delapan.
Sepanjang sejarah Piala Dunia dari edisi perdana 1930 hingga 2022, belum ada satu pun pemain yang berhasil menjadi top skor di dua edisi berbeda. Mbappe kini menjadi yang pertama. Sebelumnya, ia juga meraih sepatu emas di Piala Dunia 2022 Qatar dengan delapan gol.
Tak hanya itu, Mbappe juga memecahkan rekor gol akumulatif sepanjang masa Piala Dunia. Dengan tambahan gol di edisi 2026, total koleksi golnya di ajang empat tahunan ini kini mencapai 22 gol. Angka tersebut melampaui catatan legenda seperti Miroslav Klose (16 gol) dan Ronaldo Nazario (15 gol).
Usia Mbappe yang baru akan menginjak 28 tahun pada Desember 2026 membuatnya memiliki prospek panjang untuk menambah rekor. Jika tidak mengalami cedera serius, ia diprediksi masih akan menjadi andalan Timnas Prancis di Piala Dunia 2030 yang rencananya digelar di tiga benua.
Dengan fisik yang masih prima dan jam terbang tinggi di level klub bersama Real Madrid, Mbappe berpotensi tampil di setidaknya satu atau dua edisi Piala Dunia mendatang. Hal ini membuka peluang baginya untuk memperlebar jarak rekor gol dari para pesaingnya.