KALIMANTAN TIMUR — Memasuki Juli 2026, konsumen motor matic di Indonesia dihadapkan pada beragam pilihan ban dengan rentang harga yang cukup lebar. Untuk pengguna harian di dalam kota, ban dengan budget di bawah Rp200 ribu masih tersedia dan menjadi opsi paling ekonomis. Sementara itu, kebutuhan performa dan daya cengkeram lebih baik bisa didapatkan dari merek premium dengan harga di atas Rp600 ribu.
Bagi pengguna yang prioritas utamanya adalah irit biaya operasional, segmen harga di bawah Rp200 ribu menjadi incaran. Ban-ban ini umumnya cukup untuk pemakaian sehari-hari dengan kecepatan rendah hingga sedang di jalanan perkotaan yang relatif mulus. Merek seperti Aspira dan Corsa kerap menjadi pilihan utama di kelas ini karena harganya yang ramah di kantong.
Di sisi lain, pengguna motor matik berkapasitas mesin besar seperti Yamaha NMAX atau Aerox, atau yang kerap melintasi jalan basah dan berlubang, biasanya melirik ban Michelin, Pirelli, atau IRC. Ban-ban ini menawarkan kompon karet yang lebih lunak dan pola telapak yang dirancang untuk traksi optimal. Konsekuensinya, harga yang harus dibayar pun lebih tinggi, bisa mencapai lebih dari Rp600 ribu per ban tergantung ukuran.
Perlu dicatat bahwa daftar harga yang beredar bersifat fluktuatif. Perbedaan harga bisa terjadi antardaerah, antartoko ban, hingga platform marketplace. Biaya pemasangan dan promo yang sedang berlangsung juga ikut menentukan besaran nominal akhir yang harus dikeluarkan konsumen. Oleh karena itu, pembeli disarankan untuk melakukan survei harga terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli.