Podcast Mingguan: Pemegang Saham Tesla Mulai Angkat Suara, Xpeng Bidik Eropa, VW Bikin EV Terjangkau

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:04:32 WIB
Pemegang saham Tesla mendesak Elon Musk memberikan penjelasan soal target produksi yang meleset.
pekan ini mengupas tiga isu panas di industri kendaraan listrik global. Pemegang saham Tesla mulai mendesak Elon Musk menjelaskan target yang meleset. Xpeng menggempur Eropa dengan harga lebih murah. Volkswagen justru memproduksi SUV listrik murah. ISI:

KALIMANTAN TIMUR — Dalam episode terbaru Electrek Podcast yang tayang setiap Jumat pukul 16.00 ET di kanal YouTube Electrek, host membahas berita paling populer di dunia transportasi berkelanjutan. Salah satu topik utama: desakan pemegang saham Tesla (TSLA) kepada Elon Musk untuk menjelaskan target-target yang meleset.

Pemegang Saham Tesla Mulai Gerah

Sejumlah pemegang saham Tesla mulai mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap target produksi dan pengiriman yang sempat dijanjikan. Mereka meminta Musk memberikan penjelasan lebih transparan soal strategi ke depan, terutama di tengah persaingan ketat dari pabrikan China.

Studi terbaru menyebut baterai LFP buatan Tesla justru lebih baik dalam menahan daya. Namun, kebijakan insentif EV California yang baru—memberikan diskon USD 3.500—justru lebih menguntungkan Rivian dan Lucid dibanding Tesla.

Xpeng Gempur Eropa dengan Harga Lebih Murah

Xpeng meluncurkan model L03 di Eropa dengan harga lebih murah hingga USD 10.000 dibanding Tesla Model Y. Langkah ini menjadi ancaman serius bagi dominasi Tesla di kawasan tersebut, terutama segmen SUV listrik kelas menengah.

Di sisi lain, nasib Lucid Motors justru terpuruk. Saham LCID sempat dihentikan perdagangannya setelah anjlok 40 persen imbas laporan kebangkrutan yang langsung dibantah pihak perusahaan.

VW Balik Arah: SUV Listrik Murah dengan Jarak Tempuh 265 Mil

Volkswagen memperkenalkan SUV listrik terbaru yang lebih terjangkau dengan klaim jarak tempuh 265 mil. Model ID. Polo EV mereka juga mencatatkan 25.000 pemesanan dalam hitungan minggu, dan kini harganya dibuat lebih murah lagi.

Strategi ini kontras dengan pabrikan lain yang merambah segmen premium. BMW iX4 misalnya, tampil lebih mirip grand tourer ketimbang SUV, menandakan arah desain yang berbeda.

Honda dan Chip Motors: Dua Kutub Berbeda

Honda secara resmi menghentikan satu-satunya model EV yang dipasarkan di Amerika Serikat. Keputusan ini menandai mundurnya pabrikan Jepang tersebut dari perlombaan EV di pasar AS untuk sementara.

Sebaliknya, Chip Motors memperkenalkan kendaraan listrik seharga USD 15.000 yang disebut sebagai "life utility vehicle". Di sektor infrastruktur, CATL mengumumkan inovasi baterai sodium-ion berusia pakai 30 tahun yang diklaim cocok untuk penyimpanan energi jaringan listrik.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top