KALIMANTAN TIMUR — Pertandingan yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium menyajikan dua babak dengan karakter yang sangat kontras. Jika gim pertama harus ditentukan lewat deuce ketat, gim kedua berubah menjadi panggung dominasi mutlak Fajar/Fikri.
Fajar/Fikri memulai laga dengan percaya diri, langsung memimpin 5-3. Namun, Liang/Wang yang merupakan unggulan turnamen tidak mudah menyerah. Kedua pasangan saling kejar angka hingga imbang 8-8 dan 14-14.
Memasuki poin-poin kritis, Fajar/Fikri sempat menjauh 18-15. Pasangan China bereaksi keras dan memaksa skor sama kuat 20-20. Dalam situasi menegangkan, ganda Indonesia mampu merebut gim pertama 23-21 setelah poin demi poin diperebutkan ketat.
Memasuki gim kedua, peta permainan berubah total. Fajar/Fikri tampil seperti mesin perang tanpa cela. Mereka langsung melesat dengan keunggulan mencengangkan 12-0, membuat Liang/Wang tak berkutik.
Serangan demi serangan dilancarkan dengan kecepatan tinggi. Lawan tidak punya celah untuk mengembangkan ritme. Keunggulan terus melebar hingga 19-2, sebuah jarak yang jarang terjadi di level semifinal turnamen bergengsi.
Meski Liang/Wang berhasil mencuri beberapa angka, perlawanan mereka sudah padam. Fajar/Fikri menutup gim kedua dengan skor telak 21-4, menyelesaikan pertandingan hanya dalam dua gim.
Kemenangan ini membawa Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke partai puncak Singapore Open 2026. Mereka akan berhadapan dengan pemenang semifinal antara pasangan Korea Selatan atau Malaysia pada Minggu (31/5).
Performa di gim kedua menjadi sinyal kuat bahwa Fajar/Fikri sedang dalam kepercayaan diri puncak. Jika mampu mempertahankan konsistensi seperti saat menghancurkan Liang/Wang, peluang merebut gelar terbuka lebar.