Pencarian

Vandalisme di Bontang Merajalela, Wali Kota Neni Moerniaeni Ancam Pelaku dengan Sanksi Bersihkan Got

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:38:27 WIB
Vandalisme di Bontang Merajalela, Wali Kota Neni Moerniaeni Ancam Pelaku dengan Sanksi Bersihkan Got
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan sanksi sosial bagi pelaku vandalisme di fasilitas umum kota.

BONTANG — Kemarahan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memuncak setelah menerima laporan aksi perusakan fasilitas umum di dua titik strategis kota. Sebuah bollard di trotoar depan Cafe Malaya dicoret-coret, sementara pot bunga di depan Kantor BNI Jalan Ahmad Yani dipecahkan.

Dugaan sementara, pelaku aksi ini adalah kalangan remaja. Pemkot Bontang langsung bergerak dengan memeriksa rekaman kamera pengawas di simpang tiga depan Kafe Malaya untuk mengidentifikasi para pelaku.

Ancaman Sanksi Sosial: Bersihkan Got hingga Ganti Rugi

Neni menegaskan tidak akan memberi toleransi. “Kalau ketemu di CCTV akan diberikan hukuman bersihkan got, nyapu, pokoknya sanksi sosial,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (26/5/2026).

Tak hanya sanksi sosial, pelaku yang memecahkan pot bunga juga diwajibkan mengganti kerugian. “Enak saja rusak-rusak. Yang pecahkan pot juga harus ganti,” tegasnya.

Fasilitas Baru 2025 Jadi Sasaran, Anggaran Daerah Melayang

Yang membuat Neni geram, sarana yang dirusak tersebut baru selesai dibangun pada awal 2025 lalu. Proyek itu digagas untuk mempercantik kawasan perkotaan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Semua dibiayai dari anggaran daerah.

“Nanti saya minta dinas terkait untuk evaluasi,” kata Neni, menekankan bahwa perusakan fasilitas publik sama saja dengan merugikan warga Bontang yang membayar pajak.

Langkah Selanjutnya: Pengawasan Diperketat di Titik Rawan

Pemkot Bontang berencana meningkatkan pengawasan di sejumlah titik fasilitas publik. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar aksi serupa tidak terulang kembali.

Neni juga berharap masyarakat, khususnya generasi muda, ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun. Ia mengingatkan bahwa tindakan vandalisme bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan perbuatan yang merugikan keuangan negara dan kenyamanan publik.

Hingga berita ini diturunkan, tim Pemkot masih mendalami rekaman CCTV untuk memastikan identitas para pelaku. Sanksi sosial berupa bersih-bersih lingkungan akan segera dijatuhkan setelah pelaku tertangkap.

Bagikan
Sumber: bontangpost.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks