MAKASSAR — PT Pelni memperbarui jadwal pelayaran KM Lambelu yang akan beroperasi pada bulan Mei hingga Juni 2026. Kapal ini melayani sejumlah rute strategis yang menghubungkan Makassar dengan Balikpapan, Palu, dan Larantuka, tiga kota penting di Sulawesi dan Kalimantan Timur.
Jadwal ini diterbitkan untuk memberikan kepastian bagi penumpang yang akan merencanakan perjalanan laut dalam dua bulan ke depan. KM Lambelu dikenal sebagai salah satu kapal penumpang andalan Pelni di wilayah timur Indonesia, dengan kapasitas angkut yang cukup besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Lambelu akan memulai pelayaran dari Pelabuhan Makassar menuju sejumlah tujuan. Berikut rincian jadwal yang perlu dicatat:
Penumpang dapat memesan tiket melalui aplikasi resmi Pelni, situs web, atau langsung di loket pelabuhan. PT Pelni menyarankan agar pembelian dilakukan jauh-jauh hari, terutama menjelang akhir pekan atau musim liburan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Harga tiket bervariasi tergantung kelas dan jarak tempuh. Untuk informasi lebih lengkap, calon penumpang bisa mengakses kanal resmi Pelni atau menghubungi customer service di pelabuhan setempat.
Penumpang diwajibkan membawa dokumen perjalanan yang sah, seperti KTP atau kartu identitas lainnya. Bagi penumpang yang membawa kendaraan, prosedur pengurusan dokumen kargo perlu dilakukan lebih awal di pelabuhan.
KM Lambelu juga menyediakan fasilitas dasar seperti ruang tidur, kantin, dan area ibadah. Namun, penumpang disarankan membawa perlengkapan pribadi, termasuk obat-obatan, mengingat perjalanan laut bisa memakan waktu berhari-hari.
PT Pelni akan terus memperbarui jadwal jika ada perubahan akibat cuaca atau kondisi operasional. Masyarakat diimbau untuk memantau pengumuman resmi melalui media sosial Pelni atau papan informasi di pelabuhan.
Dengan adanya jadwal ini, diharapkan mobilitas warga antarpulau di kawasan timur Indonesia tetap lancar. KM Lambelu menjadi salah satu pilihan transportasi laut yang aman dan terjangkau bagi masyarakat Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Timur.