KALIMANTAN TIMUR — Momen Idul Adha tahun ini dimanfaatkan Pelindo Samarinda untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. Manajemen perusahaan memastikan hewan kurban yang disembelih bukan berasal dari satu sumber saja. Dua ekor sapi bersumber dari anggaran TJSL, sedangkan satu ekor lainnya merupakan partisipasi dari stakeholder kepelabuhanan yang bekerja sama dengan Pelindo.
Penyembelihan dilakukan di lingkungan pelabuhan dan dihadiri langsung oleh jajaran manajemen. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada warga yang dinilai berhak menerima.
General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman, mengatakan kegiatan ini bukan agenda seremonial belaka. Ia menekankan bahwa perusahaan ingin menciptakan dampak nyata bagi warga yang tinggal berdampingan dengan kawasan pelabuhan.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat di sekitar Pelabuhan Samarinda sekaligus mempererat silaturahmi," ujar Capt. Suparman, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, nilai-nilai Idul Adha tentang keikhlasan dan kepedulian sosial sejalan dengan visi perusahaan. Pelindo tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga ingin tumbuh bersama komunitas di sekitarnya.
Capt. Suparman menambahkan, pelabuhan merupakan simpul ekonomi yang aktivitasnya berdampak langsung pada warga. Oleh karena itu, peningkatan layanan kepelabuhanan harus diimbangi dengan kontribusi sosial.
"Keberhasilan operasional harus dibarengi dengan kepedulian terhadap masyarakat," tegasnya.
Program kurban tahun ini merupakan bagian dari implementasi TJSL yang berkelanjutan. Pelindo Samarinda berharap kegiatan ini bisa memperkuat ekosistem yang harmonis antara perusahaan, pengguna jasa, dan warga sekitar pelabuhan.