BALIKPAPAN — Tim gabungan dari Polsek Balikpapan Kota dan Brimob Polda Kaltim diterjunkan untuk mengevakuasi jasad pria 69 tahun yang ditemukan di dalam rumah kontrakannya di kawasan Damai. Evakuasi berlangsung dramatis karena pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, memaksa petugas membuka paksa akses masuk.
Kecurigaan warga muncul setelah korban tidak terlihat keluar rumah selama beberapa hari. Seorang tetangga kemudian mencium aroma tidak biasa yang semakin menyengat dari arah rumah korban. Laporan segera disampaikan ke perangkat RT setempat yang langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Petugas yang tiba di lokasi menemukan kondisi rumah terkunci rapat. Setelah dilakukan upaya negosiasi dan pemanggilan, tidak ada respons dari dalam. Tim Brimob yang dilengkapi peralatan khusus akhirnya membuka paksa pintu depan rumah.
Saat pintu berhasil dibuka, petugas menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar. Tim medis dari Puskesmas terdekat yang turut hadir langsung melakukan pemeriksaan awal. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan atau usia.
Proses evakuasi jasad berlangsung sekitar satu jam. Warga sekitar yang berkerumun di lokasi sempat dibuat penasaran dengan aktivitas petugas berseragam lengkap yang hilir mudik di gang sempit perumahan padat penduduk tersebut.
Sejumlah tetangga mengaku tidak terlalu mengenal keseharian korban. "Beliau jarang bergaul, lebih banyak di dalam rumah. Kami kaget tiba-tiba ramai begini," ujar seorang warga yang enggan disebut namanya. Polisi masih menyelidiki latar belakang dan riwayat kesehatan korban untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Jasad korban telah dibawa ke RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan untuk menjalani autopsi. Kapolsek Balikpapan Kota melalui Kanit Reskrim menyatakan pihaknya masih menunggu hasil visum et repertum untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. "Kami imbau warga tetap tenang dan tidak berspekulasi. Semua masih dalam penyelidikan," kata petugas di lokasi.
Sementara itu, keluarga korban yang berhasil dihubungi oleh perangkat kelurahan telah tiba di Balikpapan untuk mengurus pemakaman. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih peduli terhadap tetangga, terutama yang tinggal sendiri dan berusia lanjut.