128 CPNS Kutai Timur Selesaikan Latsar, Bupati Ardiansyah: Jangan Cederai Marwah Korps ASN

Penulis: Aditya Nugraha  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09:31 WIB
CPNS Kutai Timur resmi menyelesaikan pelatihan dasar di Ruang Meranti Sekretariat Daerah.

Prosesi penutupan Latsar CPNS angkatan 116, 117, dan 118 tahun 2026 itu digelar di Ruang Meranti Sekretariat Daerah, Kawasan Pemerintahan Sangatta, Rabu (13/5/2026). Bupati Ardiansyah secara langsung melepas tanda peserta, disaksikan Kepala BPSDM Provinsi Kaltim Nina Dewi dan Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah.

Bupati Ardiansyah mengingatkan bahwa status PNS bukan sekadar pekerjaan, melainkan ikatan sumpah jabatan yang sakral. Ia menekankan pentingnya integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

"Artinya saudara-saudara memang siap untuk menjadi abdi negara dan abdi masyarakat, sehingga berfokus pada membangun bangsa tanpa memikirkan apapun selain dedikasi," ujar Ardiansyah dalam sambutannya.

Peringatan Keras: Jaga Nama Baik Korps

Orang nomor satu di Pemkab Kutim itu secara spesifik meminta para ASN baru untuk tidak mencoreng citra korps Pegawai Republik Indonesia. Menurutnya, tindakan yang merugikan diri sendiri, instansi, maupun masyarakat harus dihindari.

"Jangan mencederai apa yang sudah dilalui melalui proses ini. Jaga marwah korps Pegawai Republik Indonesia dengan baik," tegasnya.

Ia juga berharap para ASN mampu menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat, serta mematuhi aturan demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Latsar Bukan Sekadar Formalitas

Kepala BPSDM Provinsi Kaltim, Nina Dewi, menambahkan bahwa Latsar yang berlangsung sejak 9 Februari hingga 13 Mei 2026 merupakan instrumen penting pembentukan core value ASN. Materi yang diberikan mencakup etika pemerintahan hingga wawasan kebangsaan.

"Ini bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi awal untuk membangun karakter, integritas dan kompetensi saudara agar tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga bermental melayani," ungkap Nina.

Ia berharap generasi baru birokrat ini mampu membawa inovasi dan ide kreatif yang berdampak langsung pada kemajuan organisasi dan masyarakat di Kutai Timur.

Metode Pendidikan: Kombinasi Mandiri hingga Aktualisasi

Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah, menjelaskan bahwa pelatihan diikuti oleh 128 peserta dari berbagai instansi di Kutim. Mereka telah dinyatakan lulus melalui berbagai tahapan sebelum diangkat menjadi PNS.

Metode pendidikan dilakukan secara komprehensif. Meliputi pembelajaran mandiri, aktualisasi di unit kerja masing-masing selama 30 hingga 40 hari, hingga sesi klasikal. Pelatihan juga melibatkan kombinasi jalur profesi dan sosial kultural guna memastikan kesiapan mental peserta.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: kutaitimurkab.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top