KALIMANTAN TIMUR — ITB kembali membuka kesempatan bagi akademisi yang ingin mengajar di salah satu perguruan tinggi terbaik Indonesia. Rekrutmen dosen tidak tetap (DTT) 2026 ini menyediakan 70 kursi yang tersebar di sembilan fakultas dan sekolah. Formasi terbanyak berada di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika dengan kuota maksimal 10 orang, disusul Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam serta Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara yang masing-masing membuka enam posisi.
Formasi yang Tersedia
Pelamar bisa memilih bidang sesuai latar belakang pendidikan. Berikut daftar fakultas dan kuota sementara yang dirilis ITB:
- Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB): 5 formasi
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): 6 formasi
- Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD): 6 formasi
- Fakultas Teknologi Industri (FTI): 5 formasi
- Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD): 6 formasi
- Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM): 5 formasi
- Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL): 5 formasi
- Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK): 4 formasi
- Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM): 5 formasi
Kualifikasi detail per fakultas bisa diakses melalui tautan resmi yang disediakan ITB di laman pendaftaran.
Batas Usia dan Syarat Akademik
ITB memberlakukan batas usia yang berbeda untuk tiap jenjang pendidikan. Pelamar S3 maksimal berusia 40 tahun per 31 Desember 2026, sementara pelamar S2 maksimal 35 tahun pada tanggal yang sama. Untuk jenjang S2, kandidat wajib memiliki gelar magister dan sarjana di bidang relevan dengan IPK S1 minimal 3,00 dan S2 minimal 3,25. Sedangkan pelamar S3 harus memiliki gelar doktor di bidang yang sesuai dengan IPK S1 minimal 3,00 dan S2 minimal 3,25.
Bagi calon dosen yang masih menempuh S3, ITB memberi kelonggaran. Pelamar yang akan lulus paling lambat 1 Mei 2027 tetap bisa mendaftar dengan melampirkan surat pernyataan sesuai format panitia. Universitas juga mewajibkan gelar berasal dari perguruan tinggi luar negeri bereputasi atau program studi dalam negeri yang terakreditasi internasional, Unggul, atau A.
Sertifikat yang Wajib Disiapkan
Ada dua dokumen pendukung yang tidak boleh terlewat. Pertama, sertifikat kemampuan bahasa Inggris: ELPT ITB minimal 77 atau TOEFL ITP yang diselenggarakan ITB dengan nilai minimal 475. Kedua, sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari UUO PT Bappenas dengan skor minimal 475 yang masih berlaku saat pendaftaran.
ITB juga mengutamakan pelamar yang memiliki pengalaman kerja relevan. Selain itu, semua kandidat harus bersedia ditempatkan di multikampus ITB, baik di Ganesha, Jatinangor, Cirebon, maupun Jakarta.
Syarat Administratif Lainnya
Calon dosen tidak tetap harus WNI, berkelakuan baik, serta sehat jasmani dan rohani. ITB melarang pelamar yang memiliki ketergantungan napza, pernah dipidana, atau sedang menjalani proses hukum. Pelamar juga tidak boleh menjadi anggota atau pengurus partai politik, terlibat politik praktis, atau menjadi simpatisan organisasi yang dilarang di NKRI. Mereka yang sedang menjalani ikatan dinas di institusi negara atau swasta juga tidak diperkenankan mendaftar.
Cara Mendaftar
Pendaftaran dibuka hingga 4 Agustus mendatang. Informasi lengkap mengenai kualifikasi tiap fakultas dan formulir pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi ITB. Pelamar disarankan menyiapkan seluruh dokumen jauh-jauh hari, terutama sertifikat TPA dan TOEFL yang masa berlakunya terbatas.
Kesempatan mengajar di ITB terbuka lebar bagi akademisi yang memenuhi syarat. Pastikan semua persyaratan terpenuhi sebelum batas akhir pendaftaran.