SANGATTA — Hilangnya bocah berusia 7 tahun di Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, membuat keluarga dan warga sekitar panik. Anak laki-laki tersebut dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Senin (15/4) sore, dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Awal Mula: Laporan Hilang yang Menggerakkan Tim
Kepolisian Resor Kutai Timur menerima laporan kehilangan tersebut pada Senin malam. Kapolres Kutim AKBP Chandra Hermawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan pencarian sejak dini hari Selasa.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi terakhir korban terlihat," ujar Chandra dalam keterangan resmi, Selasa (16/4).
Pencarian difokuskan di area pemukiman padat dan semak-semak yang berada tak jauh dari kediaman korban. Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari personel Polsek Sangatta Utara, Satreskrim Polres Kutim, serta dibantu oleh warga setempat.
Proses Pencarian: Bagaimana Tim Bergerak?
Pihak kepolisian membagi tim pencarian ke dalam beberapa regu. Satu regu fokus memeriksa rekaman kamera pengawas milik warga dan toko-toko di sepanjang jalan utama desa. Regu lainnya menyisir titik-titik yang dianggap rawan, seperti saluran air, parit, dan lahan kosong.
Kapolres menambahkan bahwa tim juga menyisir area hutan kecil di pinggir desa yang biasa dijadikan tempat bermain anak-anak. "Kami berharap anak tersebut hanya tersesat dan masih berada di sekitar lingkungan. Namun, semua kemungkinan tetap kami antisipasi," kata Chandra.
Hingga Selasa siang, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan bocah tersebut. Pencarian terus diperluas dengan melibatkan sukarelawan dari desa tetangga.
Apa Langkah Berikutnya dari Polisi?
Polres Kutim berencana memperluas radius pencarian hingga ke luar batas desa. Selain itu, petugas akan memeriksa lebih banyak lagi rekaman CCTV dari titik-titik strategis, termasuk di jalan poros antar desa.
Pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi dan memberikan foto serta ciri-ciri pakaian yang dikenakan anak tersebut saat terakhir kali terlihat. "Kami mengimbau warga yang melihat atau memiliki informasi untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat," imbau Chandra.
Pencarian akan terus dilakukan tanpa jeda hingga anak tersebut ditemukan. Polisi juga menyiagakan tim medis di posko darurat yang didirikan di balai desa.