Pencarian

Ayah Koram Beberkan Kejanggalan Baru Kematian AM di Paser, Tali Hilang Misterius hingga Penolakan Autopsi

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:05:54 WIB
Ayah Koram Beberkan Kejanggalan Baru Kematian AM di Paser, Tali Hilang Misterius hingga Penolakan Autopsi
Ayah korban AM mengungkap hilangnya tali yang menjadi barang bukti dalam kasus kematian putranya di Paser.

PASER — Bukan sekadar duka, keluarga AM (35) kini dibebani seribu pertanyaan. Sang ayah, yang namanya dirahasiakan, mengungkap dua kejanggalan baru dalam proses pengungkapan kematian anaknya di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser.

Kejanggalan pertama soal barang bukti. Tali yang sempat disebut-sebut sebagai alat gantung diri oleh pihak tertentu, menurut pengakuan ayah korban, tiba-tiba hilang. "Tali itu tidak ada di tempat kejadian saat kami datang. Padahal, informasi awal menyebutkan itu barang bukti kunci," ujar sang ayah kepada wartawan, Senin lalu.

Awal Mula: Laporan yang Berubah

Kronologi peristiwa bermula saat AM ditemukan tak bernyawa di kediamannya. Informasi awal yang beredar di masyarakat menyebutkan korban gantung diri. Namun, versi itu mulai goyah setelah keluarga menemukan keanehan di lokasi.

Selain tali yang raib, keluarga juga menolak proses autopsi. Penolakan ini bukan tanpa alasan. Sang ayah mengaku khawatir ada pihak yang ingin menutup-nutupi penyebab kematian sebenarnya. "Kami tidak percaya dengan hasil pemeriksaan awal. Ada keanehan yang tidak bisa dijelaskan," tegasnya.

Proses: Bagaimana Tim Bergerak?

Pasca-pengakuan sang ayah, pihak kepolisian setempat dikabarkan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang. Tim dari Polres Paser juga memeriksa sejumlah saksi di sekitar rumah korban. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat mengenai temuan baru tersebut.

Keluarga berharap kasus ini tidak menguap begitu saja. Mereka mendesak agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional. "Kami hanya ingin keadilan. Anak saya harus diketahui penyebab kematiannya yang sebenarnya," tutup sang ayah.

Apa Langkah Berikutnya?

Tekanan publik terhadap aparat penegak hukum di Paser mulai menguat. Sejumlah tokoh masyarakat mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas. Jika diperlukan, kata mereka, autopsi bisa dilakukan di luar daerah untuk menghindari konflik kepentingan.

Hingga kini, belum ada titik terang. Tali yang hilang dan autopsi yang ditolak menjadi dua pintu misteri yang harus dibuka. Satu hal yang pasti, keluarga AM tidak akan berhenti sebelum kebenaran terungkap.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks