KALIMANTAN TIMUR — Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut musim ini menghadirkan persaingan ketat hingga pekan terakhir. Bukan hanya perebutan gelar juara, performa konsisten para pemain dan pelatih juga menjadi sorotan utama.
Lima Kandidat Kategori Premier: Dua Nama dari Pesut Etam
Kategori pemain terbaik menjadi yang paling bergengsi dengan lima kandidat. Borneo FC mengirimkan dua nama: Mariano Peralta dan Juan Villa. Keduanya bersaing dengan Federico Barba (Persib Bandung), Beckham Putra (Persib Bandung), serta Allano Lima (Persija Jakarta).
Ferry menjelaskan bahwa nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras para pemain. “Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim,” ujarnya.
Daftar Lengkap: Dari Kiper hingga Gol Terbaik
Selain pemain terbaik, ada empat kategori lain yang masing-masing diisi tiga nomine. Kategori kiper terbaik mempertemukan Nadeo Arga Winata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), dan Igor Rodrigues (Persita Tangerang).
Untuk pelatih terbaik, Fabio Lefundes (Borneo FC) menjadi satu dari tiga kandidat. Ia bersaing dengan Bojan Hodak (Persib Bandung) dan Paul Munster (Bhayangkara FC).
Kategori pemain muda terbaik diisi oleh Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta), Rivaldo Pakpahan (Borneo FC), dan Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta). Sementara itu, gol terbaik memperebutkan tiga nama: Hokky Caraka (Persita Tangerang), Rendy Sanjaya (Madura United), dan M. Iqbal (PSIM Yogyakarta).
Konsistensi Jadi Kunci Utama Penilaian
Ferry Paulus menekankan bahwa nama-nama yang masuk nominasi merupakan pemain dan pelatih yang tampil konsisten sepanjang musim. Mereka dinilai mampu memberikan dampak besar bagi tim masing-masing.
“Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing,” kata Ferry.
Borneo FC: Tim dengan Wakil Terbanyak
Dominasi Borneo FC tidak hanya terlihat di kategori pemain terbaik. Dari total lima kategori, Pesut Etam mengirimkan wakil di empat di antaranya: kiper, pelatih, pemain muda, dan pemain terbaik. Hanya kategori gol terbaik yang tidak diisi pemain Borneo.
Peningkatan kualitas kompetisi musim ini disebut Ferry sebagai faktor utama lahirnya talenta-talenta baru. Ia berharap penghargaan individu ini bisa menjadi motivasi bagi pemain untuk terus berkembang.