BALIKPAPAN — Kegiatan apresiasi dan insentif Kemendagri untuk daerah berprestasi ini menjadi momentum kompetitif antar pemerintah daerah di tingkat nasional. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan penilaian dilakukan antar-provinsi, kabupaten, dan kota secara bersamaan, tanpa ada campur tangan eksternal yang bisa mengintervensi hasil akhir.
Mekanisme Penilaian Melibatkan Enam Regional
Kegiatan Kemendagri ini diselenggarakan dalam enam regional dan dibagi menjadi tiga batch penyelenggaraan setiap tahunnya. Setiap pemda yang mengikuti akan dinilai berdasarkan ketaatan dalam menjalankan program prioritas nasional dan peningkatan kinerja layanan publik. Sistem penilaian yang objektif tersebut dirancang untuk menciptakan iklim kompetisi sehat antar-pemda, sehingga mendorong inovasi berkelanjutan di berbagai daerah.
Berau menjadi salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang mengirimkan delegasi langsung. Kehadiran Wakil Bupati Gamalis mencerminkan seriusitas pemerintah daerah dalam mengikuti program insentif nasional tersebut.
"Momentum Berbagi Pengalaman Antar-Daerah"
"Ini motivasi bagi kami untuk kerja lebih baik lagi. Sekaligus ajang berbagi pengalaman, agar sinergi Pemda se-Kalimantan makin kuat hadapi tantangan pembangunan," kata Gamalis dalam acara tersebut.
Menurut Wakil Bupati, program apresiasi Kemendagri dianggap penting karena membuka ruang pertukaran praktik terbaik antar-pemda. Hal ini memungkinkan setiap daerah untuk belajar dari pengalaman pemda lain dalam meningkatkan kinerja dan inovasi layanan.
Target Inovasi dan Perbaikan Kinerja
Gamalis mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pemicu bagi daerah untuk terus berinovasi dan memperbaiki kinerja secara berkelanjutan. Peserta kegiatan yang berasal dari seluruh kepala daerah se-Kalimantan diharapkan mampu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Dengan total insentif Rp 1 triliun yang dialokasikan Kemendagri, daerah-daerah yang meraih penghargaan kinerja terbaik akan mendapatkan dukungan finansial untuk akselerasi program-program unggulan mereka masing-masing.