Telkom Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Jayapura Jadi Hub Digital Pasifik

Penulis: Endra Sanjaya  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:51:01 WIB
Peresmian kabel laut Pukpuk menghubungkan Jayapura dengan Papua Nugini sebagai hub digital Pasifik.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi mengoperasikan Sistem Kabel Laut Pukpuk yang menghubungkan Jayapura dengan Papua Nugini pada Jumat (8/5/2026). Infrastruktur lintas batas pertama di Asia-Pasifik ini mengintegrasikan jaringan domestik langsung ke negara tetangga guna memperkuat kedaulatan digital. Kehadiran jalur baru tersebut sekaligus membuka akses data langsung menuju pasar global dari beranda timur Nusantara.

Peresmian di kantor Telkom Witel Jayapura ini menandai babak baru kedaulatan digital Indonesia. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Angga Raka Prabowo hadir mendampingi jajaran direksi TelkomGroup dan delegasi pemerintah Papua Nugini untuk memulai operasional infrastruktur strategis tersebut.

Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) bertindak sebagai jembatan digital yang menyambungkan landing station Jayapura dengan jaringan Kumul Telkom Holdings. Melalui jalur Vanimo, kapasitas data dari kabel internasional SEA-US kini mengalir deras hingga ke provinsi-provinsi terpencil di negara tetangga.

Ketahanan Jaringan dan Jalur Alternatif ke Amerika

Selama ini, konektivitas di Papua bertumpu pada jalur tunggal yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Sulawesi dan Maluku. Beroperasinya kabel Pukpuk memberikan Jayapura dua kaki konektivitas internasional yang mandiri. Hal ini menjamin layanan tetap stabil berkat adanya diversity route atau jalur alternatif jika terjadi gangguan pada kabel utama.

Jaringan ini membentang dari Vanimo ke Jayapura, berlanjut ke Manado, hingga tersambung langsung ke Los Angeles melalui sistem kabel SEA-US. Infrastruktur bertaraf internasional tersebut memposisikan Jayapura sebagai simpul kritis dalam ekosistem internet global di kawasan Pasifik.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan proyek ini merupakan bukti konkret komitmen perusahaan dalam menghapus kesenjangan digital. "Dengan Pukpuk, TelkomGroup membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital," ujarnya.

Mendorong Ekonomi Digital di Beranda Timur

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo menyoroti pentingnya pemerataan infrastruktur sebagai fondasi Indonesia Maju. Ia menegaskan bahwa konektivitas tidak boleh lagi hanya berpusat di wilayah Barat. Pembangunan yang merata akan memberikan kesempatan bagi masyarakat Papua untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.

“Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal dan resilien. Manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat di Indonesia Timur hingga Papua Nugini,” kata Angga. Ia mengapresiasi langkah Telkom yang terus memperkuat infrastruktur nasional di tengah tantangan geografis yang ekstrem.

Kehadiran kabel laut ini diharapkan memicu pertumbuhan startup lokal dan meningkatkan efisiensi layanan publik berbasis digital. Selain itu, infrastruktur ini membuka peluang kolaborasi bisnis lintas negara antara pengusaha di Papua dan Papua Nugini.

Sinergi Telin dan PNG DataCo

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha Telkom, menjadi motor penggerak mulai dari tahap perencanaan hingga komersialisasi jalur Pukpuk. Kolaborasi ini melibatkan sinergi erat dengan PNG DataCo selaku mitra strategis di negara tetangga.

CEO PNG DataCo, Paul Komboi, optimistis kerja sama ini menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang bagi kedua belah pihak. Bagi Papua Nugini, akses ke jaringan Telkom memberikan stabilitas internet yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Vanimo. Kedekatan geografis kedua negara kini diperkuat oleh integrasi teknologi informasi yang solid.

Pengoperasian kabel laut Pukpuk mempertegas posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta telekomunikasi Asia-Pasifik. Dengan infrastruktur yang semakin kokoh, kawasan Timur kini siap bersaing di kancah ekonomi digital global sekaligus mempererat hubungan bilateral melalui konektivitas tanpa batas.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top