BALIKPAPAN — Ratusan rumah tangga dan fasilitas umum di Balikpapan harus bersiap menghadapi pemadaman air bersih secara bergilir selama dua hari awal Juni mendatang. Perumda Tirta Manuntung, pengelola PDAM setempat, mengumumkan jadwal penghentian aliran air di 12 titik lokasi berbeda yang tersebar di beberapa kelurahan.
Pekerjaan teknis ini mencakup perbaikan kebocoran pipa, penyambungan jaringan baru, serta pembersihan reservoir. Perumda memastikan penghentian aliran air ini bersifat sementara dan akan kembali normal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Wilayah Mana Saja yang Terdampak?
Berdasarkan pengumuman resmi Perumda Tirta Manuntung, berikut rincian lokasi dan jadwal pemadaman air di Balikpapan:
- Selasa, 3 Juni 2026 (pukul 09.00 - 17.00 WITA): Perumahan Villa Balikpapan Asri, Perumahan Pondok Indah, dan kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Gunung Sari Ujung).
- Selasa, 3 Juni 2026 (pukul 10.00 - 15.00 WITA): Kompleks Pertokoan di Jalan Jenderal Sudirman (kawasan Pasar Baru).
- Rabu, 4 Juni 2026 (pukul 09.00 - 17.00 WITA): Perumahan Bumi Indah, Perumahan Graha Indah, Perumahan Pondok Mutiara, serta Jalan Mulawarman (RT 30, 31, 32).
- Rabu, 4 Juni 2026 (pukul 10.00 - 15.00 WITA): Kompleks Ruko di Jalan Ahmad Yani (depan Pasar Klandasan) dan Jalan MT Haryono (Gunung Pasir).
Mengapa Pemadaman Dilakukan?
Pemadaman tersebar di dua hari berbeda karena sifat pekerjaan yang tidak bisa dilakukan serentak. Perumda Tirta Manuntung menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin dan respons atas laporan kebocoran dari warga.
Untuk wilayah yang mengalami pemadaman lebih dari delapan jam, seperti di Perumahan Villa Balikpapan Asri dan Bumi Indah, pekerjaan difokuskan pada penyambungan pipa induk baru. Sementara itu, pemadaman singkat di kawasan pertokoan lebih banyak untuk perbaikan katup dan sambungan rumah tangga.
Apa yang Harus Dilakukan Warga?
Perumda mengimbau warga di 12 lokasi terdampak untuk menampung air bersih sebelum jadwal pemadaman dimulai. Pelanggan juga diminta untuk memeriksa kembali kondisi kran dan sambungan pipa di rumah masing-masing untuk menghindari kerusakan saat aliran air kembali dialirkan.
Jika setelah jadwal yang ditentukan aliran air belum kembali normal, warga dapat melaporkan melalui layanan pengaduan Perumda Tirta Manuntung di nomor kontak yang tersedia atau melalui media sosial resmi PDAM Balikpapan.