JAKARTA — PT Aneka Tambang mencatat penguatan harga emas batangan pada perdagangan Jumat (6/11/2026). Posisi Rp2.565.000 per gram itu melanjutkan kenaikan dua hari beruntun yang sudah mengakumulasi Rp28.000 per gram.
Pergerakan harga emas domestik mengikuti irama pasar internasional. Pada Kamis (5/11/2026), harga emas dunia ditutup di USD4.087,34 per troy ons, naik 0,68 persen dan menjadi level tertinggi sejak 21 Oktober 2026.
Penguatan emas global dalam dua sesi perdagangan terakhir mencapai 4,05 persen. Angka itu menjadi penopang utama kenaikan harga emas Antam di dalam negeri.
Bagi pemilik logam mulia, kabar penguatan juga datang dari sisi buyback. Nilai pembelian kembali emas Antam naik Rp13.000 menjadi Rp2.370.000 per gram pada Jumat (6/11/2026).
Buyback adalah nilai yang dibayarkan Antam ketika konsumen menjual kembali emas batangan miliknya. Nilainya berbeda dari harga pembelian emas baru.
Dengan kenaikan terbaru, pemilik emas yang berencana melepas logam mulianya memperoleh harga lebih tinggi dibanding perdagangan sebelumnya. Selisih antara harga jual dan buyback tetap menjadi pertimbangan bagi warga yang ingin mencairkan simpanan emas.
Level tertinggi emas dunia sebelumnya tercatat pada 21 Oktober 2026. Posisi USD4.087,34 per troy ons menjadi acuan baru bagi pasar emas domestik dalam beberapa hari ke depan.