KALIMANTAN TIMUR — Blue Ridge Mountains di Asheville, North Carolina, menawarkan pengalaman foraging atau berburu pangan liar yang telah berlangsung sejak akhir Zaman Es. Wisatawan bisa memetik ramps dan pawpaw, atau berburu jamur morel di hutan Pisgah dan Nantahala. Tren wisata nature-to-plate ini menjadi alternatif liburan berbasis alam di Amerika Serikat.
Di Asheville, ribuan spesies tumbuhan dan fungi hidup di hutan yang menjadi salah satu ekosistem paling biodiverse di Amerika Utara. Beberapa di antaranya mendominasi scene kuliner dan foraging setempat, mulai dari ramps hingga jamur liar yang muncul bergantung musim.
Ramps atau bawang liar memberikan cita rasa earthy dan gurih seperti bawang putih, menjadi penanda datangnya musim semi. Pawpaw, buah asli terbesar di benua Amerika, matang pada akhir musim panas hingga awal musim gugur dengan rasa mendekati campuran mangga dan pisang.
Pemburu jamur bisa memanen morel, black trumpet, lion's mane, chanterelle, dan chicken of the woods di hampir semua musim kecuali musim dingin. Panen berlebihan, legal maupun ilegal, memicu sejumlah pembatasan di kawasan konservasi.
Di Great Smoky Mountains National Park, pengambilan ramps dilarang sejak 2004 dan panen jamur dibatasi satu pon per orang per hari. Larangan serupa berlaku bagi Eastern Band of Cherokee, meski kesepakatan terbaru dengan National Park Service mengizinkan beberapa puluh anggota memanen sochan di dalam batas taman.
Di luar kawasan taman, Pisgah dan Nantahala National Forests mengizinkan pengambilan hingga tiga pon atau satu galon ramps dan jamur untuk keperluan pribadi. Truffle dan chaga tetap dilarang dipanen.
Chesapeake Bay dan anak-anak sungainya yang dipengaruhi pasang surut mencakup hampir 4.500 mil persegi. Kawasan ini terkenal dengan blue crab, namun populasi kepiting itu tertekan oleh hilangnya habitat, panen berlebihan, dan predasi.
Salah satu predatornya adalah blue catfish, spesies invasif yang diperkenalkan ke sungai-sungai Virginia beberapa dekade lalu. Ikan ini mampu bertahan di perairan bay yang lebih asin dan kini menyaingi spesies asli. Berbagai pihak, dari ilmuwan, instansi pemerintah, produsen seafood, restoran, hingga peritel, terlibat dalam upaya mitigasi dampaknya.
Asheville dapat dijangkau dari kota-kota besar di Carolina Utara melalui jalan darat, dengan Pisgah dan Nantahala National Forests berada tak jauh dari pusat kota. Chesapeake Bay membentang di pesisir Maryland dan Virginia, dapat diakses dari kota-kota pesisir di sekitarnya. Informasi rute transportasi terkini sebaiknya dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat.
Datang pada musim yang tepat: semi untuk ramps, akhir musim panas hingga awal gugur untuk pawpaw. Bawa perlengkapan panen yang sesuai dan patuhi kuota di tiap kawasan. Jika ragu soal identifikasi jamur, ikut pemandu berpengalaman daripada memetik sendiri.
Durasi ideal untuk menjelajah Asheville dan sekitarnya adalah tiga hingga empat hari, cukup untuk mengikuti foraging tour, mencicipi hidangan restoran lokal, dan menjelajah hutan di sekitarnya.