Kembar Siam NA 1 dan NA 2 di RSCM Pulih, Ini Tahapan Lanjutannya

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:20:02 WIB
Bayi kembar siam NA 1 dan NA 2 dipindahkan dari PICU ke ruang perawatan biasa RSCM setelah kondisi klinis keduanya dinyatakan stabil.

KALIMANTAN TIMUR — Operasi pemisahan kembar siam dempet perut di RSCM berlangsung 36 jam dan kini kedua bayi berinisial NA 1 dan NA 2 sudah pindah dari PICU ke ruang perawatan biasa. Perjalanan pemulihan mereka masih panjang, mulai dari penyembuhan luka, evaluasi fungsi pencernaan, sampai rencana rekonstruksi bertahap hingga dewasa.

Tim medis RSCM mencatat kondisi klinis NA 1 dan NA 2 stabil setelah lebih dari sebulan dirawat intensif di Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Keduanya sudah tidak demam, luka operasi terus dirawat, dan asupan minum lewat mulut mulai penuh.

Kepindahan ke ruang perawatan biasa jadi penanda awal fase pemulihan jangka panjang. Orang tua perlu tahu apa saja tahapan yang masih menanti, karena pemisahan tubuh bukan akhir dari perjalanan medis.

Kondisi Terkini NA 1 dan NA 2 Usai Operasi 36 Jam

Ketua Tim Bedah Pemisahan Kembar Siam Bayi NA 1 dan 2, Prof Dr dr R.A. Setyo Handryastuti, SpA, Subsp.Neuro, menyampaikan perkembangan positif pada Senin (19/10/2026) di RSCM.

"Alhamdulillah hari ini sangat stabil, ya. Jadi, perawatan luka operasi juga masih berjalan, anaknya tidak ada demam dan sudah minum melalui mulut juga sudah mulai penuh, ya. Dan hari ini alhamdulillah kita pindah ke ruang perawatan biasa," ucap Prof Handryastuti.

Stabil bukan berarti selesai. Tim bedah sudah menyiapkan sejumlah operasi lanjutan agar kedua anak bisa berfungsi seoptimal mungkin.

Perbedaan Organ Pencernaan NA 1 dan NA 2

Meski lahir dempet, struktur pencernaan keduanya berbeda. Bayi NA 1 memiliki saluran pencernaan lengkap hingga usus besar, sedangkan bayi NA 2 hanya memiliki usus halus.

Yang menarik, bayi NA 2 justru menunjukkan pemulihan lebih cepat. "Kemampuan minumnya (bayi NA 2) jauh lebih cepat, naiknya dibandingkan yang kakaknya. Jadi berat badannya juga naiknya lebih cepat," kata Prof Handryastuti.

Perbedaan ini membuat pemantauan tumbuh kembang keduanya dilakukan terpisah, termasuk soal asupan dan kenaikan berat badan.

Fokus Sekarang: Penyembuhan Luka dan Stoma

Sebelum merencanakan bedah berikutnya, tim dokter memusatkan perhatian pada penyembuhan luka pascaoperasi pemisahan panggul dan saluran pembuangan sementara (stoma).

"Sekarang lukanya dulu, lukanya sembuh, pulang dulu anaknya. Nanti baru kita rencanakan operasi-operasi selanjutnya," papar Prof Handryastuti.

Waktu pemulihan pascaoperasi pemisahan diperkirakan 6 bulan sampai paling lama 1 tahun. Setelah itu barulah agenda bedah lanjutan dibahas ulang.

Kapan Anus Permanen Bisa Dibuat?

Pembuatan anus permanen tidak bisa langsung dilakukan. Tim medis lebih dulu mengevaluasi kekuatan otot dasar panggul bayi NA 2.

Jika otot panggul dinilai tidak memadai untuk menopang fungsi anus, stoma di perut akan tetap dipertahankan. Keputusan ini diambil demi keamanan dan kenyamanan anak, bukan sekadar target medis.

Rekonstruksi Alat Kelamin hingga Dewasa

Agenda jangka panjang lain adalah rekonstruksi alat kelamin dan saluran kencing (uretra). Dokter Spesialis Bedah Plastik RSCM, Dr dr Indri Aulia, SpBRE, Subsp.GE(K), MPd.Ked, menyebut prosesnya bertahap.

"Insya Allah di ke depannya juga kita harus memikirkan, karena tadi disebutkan oleh dokter Riana, bahwa ada kemaluannya yang bersatu dan dipisah. Dan kita harus memikirkan rekonstruksi kemaluannya di kemudian hari," ujar Dr dr Indri.

"Jadi, pasien ini merupakan pasien yang bisa dilakukan rekonstruksi sampai jangka panjang, sampai dia dewasa. Sehingga, dia bisa mempunyai quality of life yang baik di kemudian hari," tambahnya.

Yang Perlu Ibu Pantau Selama Pemulihan

Untuk bayi dengan riwayat operasi besar seperti ini, orang tua sebaiknya sigap saat muncul tanda tidak wajar: demam, luka kemerahan atau berbau, asupan minum menurun drastis, muntah berulang, atau berat badan tidak naik dalam periode tertentu.

Jadwal kontrol harus dijalani disiplin. Setiap keluhan kecil sebaiknya disampaikan ke tim medis yang menangani, bukan ditunda sampai jadwal rutin berikutnya.

Pemisahan NA 1 dan NA 2 adalah langkah pertama dari rangkaian panjang. Dengan pemantauan luka yang konsisten, evaluasi otot panggul, dan rencana rekonstruksi bertahap, kedua anak punya peluang besar tumbuh dengan kualitas hidup yang baik.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: health.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top