PASER — Peninjauan latihan di Gentung Tamiyang dilakukan Ikhwan untuk memastikan kesiapan atlet menjelang kompetisi. Ia menegaskan status Paser sebagai tuan rumah harus dibarengi pencapaian prestasi, bukan sekadar sukses penyelenggaraan.
PODSI Paser menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang selama masa latihan intensif. Atlet yang berdomisili jauh dari Tanah Grogot akan difasilitasi tempat tinggal sementara agar tidak terkendala jarak dan waktu perjalanan.
Ikhwan menilai capaian atlet dayung Paser di berbagai event sebelumnya menjadi bekal penting untuk bersaing di level provinsi. Menurutnya, persiapan maksimal diperlukan agar cabor dayung mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Paser.
"Mengingat prestasi atlet dayung Paser sudah luar biasa di berbagai event yang diikuti, kita tentu berharap pada Porprov ke-8 nanti Paser bisa sukses sebagai tuan rumah sekaligus sukses dalam prestasi. Cabor dayung kita harapkan bisa menjadi lumbung emas bagi Kabupaten Paser," ujar Ikhwan.
Selain akomodasi, penambahan asupan vitamin disiapkan untuk menjaga kebugaran atlet di tengah meningkatnya intensitas latihan. Fasilitas ini diharapkan membuat atlet lebih fokus menjalani persiapan tanpa terbebani persoalan teknis di luar lapangan.
Ikhwan juga mengingatkan atlet mewaspadai dampak kabut asap terhadap kesehatan. Ia meminta atlet segera melapor kepada tim ofisial jika mengalami gangguan kesehatan atau merasa kondisi fisiknya menurun.
"Kesehatan atlet harus tetap menjadi perhatian. Kalau ada yang merasa kondisi tubuhnya menurun, segera sampaikan kepada ofisial agar bisa ditangani," tegasnya.
Dari sisi sarana, venue dayung di Gentung Tamiyang dilaporkan telah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, termasuk dermaga apung dan jalur lintasan untuk pelaksanaan pertandingan. Kesiapan venue menjadi salah satu faktor pendukung bagi atlet menjalani latihan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
PODSI Paser optimistis cabor dayung dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perolehan medali Kabupaten Paser pada Porprov VIII Kalimantan Timur 2026. Tantangan bagi Paser bukan hanya menyukseskan penyelenggaraan sebagai tuan rumah, tetapi juga membuktikan kemampuan atlet bersaing dan meraih prestasi di hadapan publik sendiri.