BONTANG — Pelatih Tanjung Laut, Ridwan Syah, mengungkapkan bahwa kehadiran pemain anyar menjadi faktor kunci keberhasilan timnya meraih gelar juara bertahan di Pupuk Kaltim Cup 2026. Menurutnya, para pemain baru mampu memberikan warna permainan yang berbeda dibandingkan edisi sebelumnya.
Keberhasilan ini melengkapi catatan back to back Tanjung Laut setelah sebelumnya juga menjuarai turnamen yang sama. Ridwan menilai konsistensi tim tidak terlepas dari kerja sama seluruh pemain, baik senior maupun pendatang baru.
Ridwan Syah menyebut bahwa pemain anyar yang direkrut jelang turnamen mampu beradaptasi cepat dengan skema permainan tim. Kehadiran mereka disebut memberikan opsi tambahan, terutama di lini serang dan tengah.
Menurut Ridwan, kunci back to back Tanjung Laut bukan hanya soal kualitas individu, melainkan juga kekompakan tim. Ia menekankan pentingnya disiplin taktik yang dijalankan seluruh pemain sepanjang turnamen.
Pupuk Kaltim Cup 2026 menjadi salah satu turnamen sepak bola yang diikuti tim-tim dari wilayah Kalimantan Timur. Ajang ini dinilai menjadi wadah pembinaan pemain lokal sekaligus ajang unjuk kemampuan tim-tim daerah.
Bagi Tanjung Laut, gelar juara bertahan ini memperkuat posisi mereka sebagai salah satu tim yang diperhitungkan di kompetisi lokal. Ridwan berharap capaian ini bisa menjadi motivasi bagi pemain muda di Bontang dan sekitarnya.
Dalam keterangannya, Ridwan Syah mengungkapkan bahwa persiapan matang menjadi fondasi utama keberhasilan Tanjung Laut. Ia menyebut timnya menjalani latihan intensif sebelum turnamen dimulai.
Ridwan juga menekankan pentingnya mental bertanding para pemain. Menurutnya, tekanan sebagai juara bertahan justru menjadi cambuk untuk tampil lebih baik di setiap pertandingan.
Ke depan, Tanjung Laut berencana mempertahankan skema pembinaan yang sudah berjalan. Ridwan berharap pemain anyar yang tampil di Pupuk Kaltim Cup 2026 bisa terus berkembang dan menjadi tulang punggung tim di kompetisi berikutnya.