Chery Tiggo V Dipamerkan di GIIAS 2026, SUV yang Bisa Berubah Jadi Pickup

Penulis: Endra Sanjaya  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:57:31 WIB
Chery Tiggo V dipamerkan perdana di GIIAS 2026 dengan fitur utama yang dapat berubah dari SUV menjadi pickup.

KALIMANTAN TIMUR — PT Chery Sales Indonesia (CSI) membuka panggung GIIAS 2026 dengan memamerkan Chery Tiggo V, kendaraan yang sebelumnya dikenal dengan nama sandi Chery X. Kehadiran prototipe ini menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal China tersebut serius membidik segmen mobil keluarga di Tanah Air dengan pendekatan yang berbeda dari kompetitor.

President Director Chery Motor Indonesia, Zheng Shuo, mengungkapkan bahwa proses pengembangan Tiggo V memakan waktu sekitar dua tahun. Proyek ini bukan sekadar adaptasi dari model global, melainkan hasil kolaborasi tim riset China dan Indonesia.

"Dua tahun kami mengembangkan mobil kerja sama tim China dan Indonesia. Lewat Focus Group Discussion (FGD), untuk membuat produk sesuai dengan masyarakat Indonesia," ujar Zheng Shuo di GIIAS 2026.

Tiga Mode Kendaraan dalam Satu Bodi: SUV, MPV, hingga Pickup

Filosofi utama Tiggo V terletak pada fleksibilitasnya. Dalam mode standar, kendaraan ini berfungsi sebagai SUV atau MPV dengan kabin lega berkapasitas tujuh penumpang. Pengguna juga bisa memilih konfigurasi captain seat untuk kenyamanan kelas eksekutif.

Keunggulan utamanya muncul saat bagian belakang dimodifikasi. Area kargo dapat diubah menjadi bak terbuka bergaya double cabin, mengubah fungsinya menjadi pickup untuk kebutuhan mengangkut barang. Transformasi ini membuat Tiggo V praktis tanpa perlu memiliki dua kendaraan terpisah.

Dari sisi dimensi, Tiggo V memiliki panjang bodi 4.910 mm, lebar 1.921 mm, dan tinggi 1.790 mm. Ukuran tersebut menempatkannya di kelas kendaraan keluarga besar, hampir sejajar dengan MPV listrik premium yang mulai meramaikan pasar Indonesia.

Teknologi Chery Super Hybrid Jadi Andalan Utama

Chery belum merilis spesifikasi teknis lengkap Tiggo V. Namun, pabrikan memastikan model ini akan mengadopsi teknologi Chery Super Hybrid (CSH) sebagai salah satu opsi penggerak. Tidak menutup kemungkinan varian elektrifikasi lain menyusul menyesuaikan kebutuhan pasar.

Keputusan Chery membawa Tiggo V ke Indonesia lebih awal dibanding negara lain menunjukkan posisi strategis pasar domestik. Riset yang melibatkan calon konsumen lokal menjadi dasar pengembangan fitur dan desain, sesuatu yang jarang dilakukan pabrikan untuk model global.

Masih ada sejumlah teka-teki yang belum terjawab, termasuk detail mesin, harga, dan jadwal peluncuran versi produksi. Yang jelas, Tiggo V mencoba mendefinisikan ulang mobil keluarga yang selama ini identik dengan bentuk konvensional. Chery menawarkan kendaraan multifungsi yang bisa beradaptasi dengan gaya hidup pemiliknya.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: blackxperience.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top