BALIKPAPAN — Sebanyak 85 warga RT 23, Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, menerima bantuan tali asih dari personel Polwan Polda Kalimantan Timur yang berkolaborasi dengan Bhayangkari Daerah Kaltim, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat di wilayah hukum Polda Kaltim.
Penyaluran bantuan melibatkan gabungan personel Polwan dari tiga satuan kerja, yakni Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair), Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti), serta Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kaltim. Kehadiran mereka disambut antusias oleh warga yang mengaku merasa diperhatikan.
Kegiatan berbagi ini bukan kali pertama digelar. Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari rutin mengadakan aksi serupa di berbagai wilayah Kota Balikpapan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis.
Suasana penyaluran bantuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga yang hadir tampak bergantian menerima paket tali asih sambil berbincang dengan para personel Polwan. Momen ini dimanfaatkan pula untuk mempererat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat.
Perwakilan warga RT 23 Kelurahan Telaga Sari menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya saat ada gangguan kamtibmas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari warga.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim atas bantuan tali asih yang telah diberikan kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi bukti nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Semoga seluruh personel senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta terus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat," ujar perwakilan warga.
Kegiatan ini menegaskan peran ganda Polri di era modern. Di satu sisi, personel dituntut profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Di sisi lain, pendekatan sosial seperti pembagian tali asih menjadi strategi membangun kepercayaan publik.
Melalui aksi ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin kokoh. Kepedulian yang diwujudkan dalam bentuk bantuan langsung ini juga menjadi pengingat bahwa kehadiran polisi di tengah warga bersifat menyeluruh, tidak terbatas pada penegakan hukum semata.