PENAJAM PASER UTARA — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memastikan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Nasional Terintegrasi telah siap. Dua lokasi dengan total luas 26,7 hektare disiapkan untuk menjaring siswa dari keluarga kurang mampu di wilayah Kalimantan Timur.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar, mengungkapkan bahwa lahan seluas 6,7 hektare di Kecamatan Penajam akan menjadi lokasi Sekolah Rakyat. Sementara itu, Sekolah Nasional Terintegrasi direncanakan berdiri di atas lahan 20 hektare di Kecamatan Babulu.
"Pemerintah kabupaten telah menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan dua sekolah program pemerintah pusat," ujar Tohar, Minggu.
Lahan untuk Sekolah Rakyat di Kecamatan Penajam telah memiliki sertifikat yang diterbitkan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Adapun lahan untuk Sekolah Nasional Terintegrasi di Kecamatan Babulu masih dalam proses sertifikasi.
Tohar menambahkan, akses jalan menuju kedua lokasi telah dibangun. Jaringan listrik dan air bersih juga sudah tersedia di sekitar area pembangunan.
Proses administrasi hibah lahan untuk kedua sekolah tersebut telah diselesaikan oleh pemerintah kabupaten. Seluruh kelengkapan syarat administrasi juga telah diserahkan kepada pemerintah pusat.
"Di lokasi itu juga sudah disiapkan akses jalan, dan sudah ada jaringan listrik dan air bersih," tambahnya.
Dana pembangunan fisik dan operasional kedua sekolah akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah di Kalimantan Timur.
Pemerintah kabupaten telah memenuhi seluruh kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan serta fasilitas pendukung untuk pembangunan. Saat ini, pemerintah daerah tinggal menunggu realisasi pembangunan fisik dari pemerintah pusat.