Borussia Dortmund Wanita Gaet Kiper Arsenal dan Legenda Jerman untuk Target Promosi ke 2. Bundesliga

Penulis: Endra Sanjaya  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 03:25:31 WIB
Manuela Zinsberger dan Alexandra Popp bergabung dengan Borussia Dortmund Wanita dalam persiapan promosi ke 2. Bundesliga.

KALIMANTAN TIMUR — Tim wanita Borussia Dortmund tengah menjalani pemusatan latihan pramusim di Austria. Bukan sekadar untuk kebugaran, markas sementara itu juga menjadi ruang taktik untuk menyusun strategi promosi ke 2. Bundesliga setelah musim lalu finis dua poin dari posisi puncak. Kini, dengan tambahan amunisi bintang, target itu terasa lebih realistis.

Dua Rekrutan Bomber: Zinsberger dan Popp

Manuela Zinsberger, kiper 30 tahun yang baru saja meninggalkan Arsenal, mengaku keputusannya turun kasta bukan tanpa alasan. “Ini soal keputusan keluarga, tapi juga visi klub. Saya ingin keluar dari zona nyaman dan menantang diri di level lain,” ujarnya kepada Moving the Goalposts.

Ia bergabung bersama Alexandra Popp, striker legendaris yang identik dengan Wolfsburg dan Timnas Jerman. Direktur Pelaksana Dortmund wanita, Svenja Schlenker, tidak menutupi kebahagiaannya: “Kami sangat senang memiliki mereka berdua, plus Ralf Kellermann sebagai direktur olahraga. Mereka membawa pengalaman luar biasa.”

Visi Besar di Balik Infrastruktur Kelas Atas

Schlenker menegaskan bahwa ambisi Dortmund tidak berhenti di rekrutan mahal. “Kami akan membangun pusat latihan sendiri di samping kampus pria. Fasilitas dan infrastruktur adalah kunci,” katanya. Zinsberger pun mengamini: “Kami semua butuh uang untuk membayar tagihan, tapi infrastruktur yang tepat adalah warisan untuk generasi berikutnya.”

Dortmund memulai perjalanan dari divisi tujuh. Setiap musim adalah pengalaman pertama. “Kami tidak semua punya pengalaman seperti mereka (Zinsberger, Popp, Kellermann). Jadi kami manfaatkan itu untuk berkembang setiap hari,” tambah Schlenker.

Target: Tak Ada Lagi Celah di Musim Depan

Musim lalu, Dortmund finis dengan 101 gol lebih banyak dari kebobolan, tetapi tetap gagal merebut tiket promosi. “Kami punya target internal, tapi kami lihat pertandingan demi pertandingan. Pekerjaan kami adalah memenangi setiap laga,” ujar Zinsberger.

Kehadiran Kellermann, yang sukses membangun Wolfsburg sebagai kekuatan Eropa, menjadi fondasi jangka panjang. Sementara Popp dan Zinsberger menjadi ujung tombak di lapangan. “Jika Anda menulis Bayern versus Borussia di atas kertas, orang ingin menonton. Tapi kami harus bekerja keras untuk sampai ke sana,” kata Zinsberger. “Kami sedikit tertinggal dari Inggris. Sekarang saatnya mendorong.”

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top