KALIMANTAN TIMUR — Pabrikan asal Amerika Serikat itu resmi menambah lini produk premium mereka di pasar Tanah Air. Tipe Platinum pada Ford Everest dan Ranger melengkapi jajaran SUV dan pikap double cabin yang sudah ada, sekaligus menjadi varian termewah di masing-masing model.
Perbedaan paling fundamental antara tipe Platinum dengan varian di bawahnya terletak pada sektor dapur pacu. Baik Everest maupun Ranger Platinum sama-sama mengadopsi mesin diesel 3.0L 4V DOHC V6 berkapasitas 2.993 cc.
Unit tersebut mampu memuntahkan tenaga 250 PS pada 3.250 rpm dan torsi puncak 600 Nm yang sudah tersedia sejak 1.750 rpm. Keduanya dipadukan dengan transmisi otomatis 10-percepatan dan sistem penggerak 4WD full-time.
Ford Everest Platinum diposisikan di atas Titanium yang masih menggunakan mesin 2.0 liter biturbo. Dari eksterior, SUV ini sudah dilengkapi lampu utama LED proyektor dengan intelligent lighting, panoramic sunroof, serta pintu bagasi elektrik dengan fungsi hands-free.
Interiornya tak kalah mentereng. Setir berlapis kulit dengan pemanas, sistem audio 12 speaker, AC dual zone, dan wireless charging menjadi standar. Fitur keselamatan ADAS-nya tergolong lengkap, mencakup adaptive cruise control stop/go, blind spot information system dengan cross traffic alert, hingga lane centering assist.
Dimensi Everest Platinum tercatat memiliki panjang 4.914 mm, lebar 1.923 mm, dan jarak sumbu roda 2.900 mm dengan ground clearance 227 mm.
Untuk lini pikap, Ranger Platinum menjadi varian tertinggi di luar Ranger Raptor. Model ini mengisi posisi di atas Ranger Wildtrak yang selama ini mengandalkan mesin 2.0 liter Bi-Turbo.
Fitur ADAS yang disematkan identik dengan Everest Platinum. Di antaranya collision mitigation system, secondary collision braking, driver impairment monitor, dan reverse brake assist. Dari sisi eksterior, tersedia roof rack dengan integrated cross bar.
Secara dimensi, Ranger Platinum lebih panjang ketimbang saudaranya, yakni 5.370 mm dengan wheelbase 3.270 mm dan ground clearance 230 mm.