BALIKPAPAN — Peresmian Rumah Singgah Tiga Pilar ini bertepatan dengan penilaian Lomba Tiga Pilar tingkat Mabes Polri. Kelurahan Muara Rapak dipercaya mewakili Kota Balikpapan dalam ajang tersebut.
Camat Balikpapan Utara Umar Adi yang meresmikan rumah singgah menyampaikan apresiasi kepada Polri, TNI, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, bangunan ini bukan sekadar fisik, melainkan simbol kebersamaan.
"Rumah singgah ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kebersamaan, tempat berkomunikasi, bermusyawarah, sekaligus pusat pelayanan bagi masyarakat. Di sinilah kolaborasi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat diwujudkan dalam langkah nyata menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan," ujar Umar, Rabu (15/7/2026).
Umar menekankan, menjaga keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Peran aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang aman melalui komunikasi dan kepedulian sosial.
Ia meyakini, apabila sinergi tiga pilar berjalan optimal hingga tingkat kelurahan, berbagai persoalan sosial dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Penyelesaian persoalan pun mengedepankan musyawarah.
Peresmian rumah singgah ini menjadi bagian dari rangkaian penilaian Lomba Tiga Pilar tingkat Mabes Polri. Kelurahan Muara Rapak dipercaya mewakili Kota Balikpapan dalam kompetisi tersebut.
Kehadiran Rumah Singgah Tiga Pilar di RT 59 diharapkan menjadi model bagi kelurahan lain di Balikpapan Utara. Pemkot mendorong setiap RT memiliki pusat keamanan serupa untuk memperkuat benteng keamanan dari tingkat paling bawah.