150 Pembalap Muda Siap Berlaga di Bhayangkara Road Race 2026 Samarinda, Ini Ajang Seleksi Menuju Porprov Kaltim

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:32:31 WIB
pembalap muda bersaing di Bhayangkara Road Race 2026 Samarinda sebagai seleksi Porprov Kaltim.

SAMARINDA — Rangkaian balap motor ini digelar oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim bersama Polresta Samarinda. Total 250 starter akan turun di 20 kelas yang dipertandingkan, termasuk enam kelas utama Porprov.

Ketua Panitia Penyelenggara Ma’aris Ihwanul Haq menegaskan bahwa agenda ini dirancang sebagai program pembinaan sekaligus regenerasi atlet balap motor di Kaltim. “Kegiatan ini dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjalankan program IMI Kaltim. Tujuan utamanya menjaring bibit-bibit muda untuk generasi pembalap Kaltim,” ujarnya.

Mini GP Jadi Incaran Pembalap Cilik

Perhatian khusus diberikan kepada pembinaan usia dini melalui kelas Mini GP. Dua kategori dibuka, yakni Mini GP non-prestasi untuk pembalap maksimal 10 tahun dan Mini GP kelas utama untuk usia maksimal 12 tahun.

“Untuk Mini GP U-12 ada sekitar 17 pembalap, sedangkan kelas non-prestasi hampir 20 pembalap,” jelas Ma’aris. Antusiasme anak-anak ini menjadi sinyal positif bagi masa depan balap motor Kaltim.

Hadiah Ratusan Juta Rupiah dan Tiket Porprov

Panitia menyiapkan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah. Selain uang pembinaan, tersedia satu unit sepeda motor serta hadiah khusus bagi juara umum pemula dan kelas non-prestasi.

Namun, daya tarik utama ajang ini adalah fungsinya sebagai seleksi menuju Porprov Kaltim yang akan digelar di Kabupaten Paser. Para pembalap dari Paser, Penajam Paser Utara, Bontang, Berau, Kutai Kartanegara, hingga tuan rumah Samarinda bersaing ketat.

Kualifikasi Ketat di Hari Pertama

Pada hari pertama, panitia menggelar sesi kualifikasi untuk menentukan posisi start balapan final. Tiga kelas final langsung dipertandingkan pada sore hari. Sistem ini memastikan hanya pembalap terbaik yang melaju ke babak puncak.

“Kelas yang dimainkan ada 20 kelas, terdiri dari enam kelas utama Porprov dan sisanya kelas supporting,” tambah Ma’aris. Skema ini diharapkan mampu memetakan potensi atlet secara merata dari seluruh daerah di Kaltim.

Pembalap Muda Butuh Wadah Berkelanjutan

Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa pembinaan balap motor di Kaltim terus bergerak. Dengan keterlibatan IMI dan kepolisian, regenerasi pembalap muda diharapkan tidak terputus. Ajang seperti ini menjadi panggung awal sebelum mereka berlaga di level provinsi.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: infosatu.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top