KALIMANTAN TIMUR — Pangeran Biru akan berhadapan dengan kalender kompetisi yang sangat ketat musim ini. Selain Liga 1, Persib juga harus berlaga di AFC Champions League Two, turnamen yang menjadi prioritas utama tim pelatih.
"Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain," ujar Tolic dikutip dari laman resmi klub, Selasa (16/7).
Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi publik terkait target yang dibawa tim asal Kota Kembang. Bagi staf pelatih, hasil akhir di turnamen pramusim bukanlah indikator utama kesuksesan musim ini.
Target utama tim kepelatihan adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi puncak saat memasuki bulan September. Bulan tersebut menjadi titik krusial karena jadwal pertandingan mulai bertumpuk.
"Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya," tambah Tolic.
Ia menekankan bahwa Piala Presiden digunakan sebagai ajang bagi para pemain untuk mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar.
Persib kemungkinan besar tidak akan diperkuat sejumlah pilar pentingnya yang mendapat panggilan tim nasional. Situasi ini membuat tim pelatih harus pintar meramu strategi.
"Kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional. Jadi kami mencoba berkomunikasi dengan mereka untuk beberapa pemain agar tersedia bagi kami," jelas Tolic.
Tanpa kepastian jumlah pemain yang bisa diturunkan, staf pelatih akan mengombinasikan kekuatan para pemain asing dengan barisan pemain muda bertalenta milik Persib. "Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden," pungkasnya.