KALIMANTAN TIMUR — Pasar ponsel Indonesia tidak terlalu ramai pada Juni 2026. Hanya ada tiga model baru yang resmi meluncur, semuanya dari Xiaomi dan Honor. Meski jumlahnya terbatas, ketiganya punya daya tarik masing-masing di kelasnya.
Honor X5c Plus dibekali fitur AI Object Recognition yang bisa memisahkan objek utama dari latar belakang secara otomatis. Ada juga AI Photo Sharpness Enhancement untuk menajamkan hasil foto dokumen atau teks. Ponsel ini cocok untuk pengguna yang butuh baterai besar dan kamera 50 MP dengan harga di bawah Rp2,5 juta.
Xiaomi kembali menggandeng Leica untuk sistem optiknya. Kamera telephoto 50 MP mendukung zoom lossless 10x dan AI Ultra Zoom hingga 120x. Layar AMOLED 1,5K dengan kecerahan 3.500 nits memudahkan penggunaan di luar ruangan. Dengan harga mulai Rp9 jutaan, Xiaomi 17T bersaing langsung dengan ponsel flagship lain di kelasnya.
Perbedaan utama Xiaomi 17T Pro dengan varian standar ada pada sensor kamera utama yang lebih besar (Light Fusion 950), chipset yang lebih kencang, layar 144 Hz, dan baterai silikon-karbon 7.000 mAh. Dukungan pengisian nirkabel 50W juga menjadi nilai tambah di kelas harga Rp12 jutaan. Ponsel ini juga bisa merekam video 8K 30 fps, sementara 17T standar hanya 4K 60 fps.
Dari ketiga ponsel ini, Honor X5c Plus menjadi satu-satunya opsi entry-level dengan harga di bawah Rp3 juta. Xiaomi 17T dan 17T Pro menyasar segmen menengah-atas dan flagship. Bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan zoom optik, Xiaomi 17T Pro menawarkan kombinasi langka di kelasnya. Sementara itu, Xiaomi 17T standar menjadi pilihan lebih ekonomis tanpa mengorbankan kualitas kamera telephoto dan layar AMOLED 120 Hz.