BALIKPAPAN — Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, memastikan seluruh proses penerimaan murid baru untuk tahun ajaran 2026/2027 berlangsung tanpa pungutan biaya. Ia juga menekankan larangan keras terhadap segala bentuk intervensi dan praktik titip-menitip.
Pernyataan itu disampaikan Bagus pada peringatan Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H di Asrama Haji Manggar, Balikpapan Timur, Senin (15/6/2026) malam. Menurutnya, pemerintah kota tidak akan mentoleransi gratifikasi dalam bentuk apa pun selama proses SPMB berlangsung.
“SPMB ini tidak dipungut biaya. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjamin proses penerimaan murid baru berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik titip-menitip,” ujar Bagus dalam sambutannya.
Pemkot Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah menyiapkan sistem pendaftaran dan seleksi yang dilakukan secara online. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di kota tersebut.
“Kami tidak mentoleransi praktik-praktik gratifikasi atau intervensi. Seluruh proses dilaksanakan secara online, sehingga masyarakat dapat memantau pelaksanaannya secara terbuka dan objektif,” tegas Bagus.
Dalam kesempatan yang sama, Bagus mengimbau para orang tua dan wali murid untuk mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan melalui jalur di luar ketentuan resmi.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap pelaksanaan SPMB 2026/2027 dapat berjalan lancar dan bersih. Dengan sistem yang transparan dan berbasis digital, akses pendidikan yang adil bagi seluruh masyarakat diharapkan bisa terwujud.