KALIMANTAN TIMUR — Peristiwa ini pertama kali diunggah di forum Reddit oleh pengguna yang berbasis di Kanada. Menurut keterangannya, Galaxy S25 FE dibeli baru dari operator Virgin sekitar enam bulan lalu dan masih dalam cicilan bulanan. Ponsel tersebut diisi daya menggunakan kabel bawaan kotak dan charger pihak ketiga 20W USB-PD — mengingat Samsung tak lagi menyertakan adaptor daya di dalam kemasan.
Saat kejadian, ponsel diletakkan di atas matras tempat ia dan anaknya tidur, namun tidak berada di bawah bantal. Ponsel juga dilapisi casing dompet kulit tebal yang di dalamnya terdapat koin-koin logam. Kombinasi ini dinilai berkontribusi menjebak panas berlebih hingga memicu pelarian termal (thermal runaway) pada baterai litium-ion.
Korban terbangun oleh suara letupan bertubi-tubi. "Logam dan plastik beterbangan seperti kembang api dari ponsel," tulisnya. Tim pemadam kebakaran datang untuk memadamkan asap dan menangani ponsel yang terbakar. Selain luka bakar kecil di leher, rambut pengguna ikut hangus. Anaknya disebut mengalami trauma menyaksikan kejadian tersebut.
Bau asap masih menyengat di ruangan. Pengguna telah menghubungi dukungan Samsung dan mendapatkan nomor tiket, namun hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan lebih lanjut dari perusahaan.
Ini adalah laporan ketiga kebakaran ponsel Galaxy S series dalam tahun ini. Sebelumnya, insiden Galaxy S25 Plus meledak saat diisi daya, dan seorang pengguna lain mengaku Galaxy S24 mereka terbakar di tangan saat dipakai normal. Samsung mengeluarkan pernyataan untuk kasus pertama, namun bungkam untuk kasus kedua dan ketiga. Android Authority telah menghubungi Samsung untuk meminta tanggapan.
Meski demikian, secara statistik kejadian ini masih tergolong terisolasi. Galaxy S series terjual puluhan juta unit di seluruh dunia, dan jumlah laporan kebakaran masih sangat rendah. Pengguna Galaxy tak perlu panik, namun tetap waspada.
Produsen ponsel selalu menyarankan penggunaan aksesori resmi. Namun setidaknya, pengguna disarankan memilih merek charger dan kabel yang punya reputasi baik, bukan produk tanpa nama. Casing dompet yang tebal — terutama yang berisi koin atau kartu logam — sangat tidak dianjurkan karena menutup seluruh permukaan ponsel dan menghambat pembuangan panas.
"Meskipun ponsel memiliki perlindungan termal dan pembatasan suhu otomatis, panas yang terperangkap tetap buruk bagi kesehatan baterai dalam jangka panjang," demikian peringatan dari Android Authority.
Jika mengalami kejadian serupa, jangan menyentuh ponsel yang terbakar dengan tangan kosong. Jauhkan orang-orang dari area, hindari menghirup asap beracun, dan segera hubungi pemadam kebakaran. Jangan memadamkan api baterai litium-ion dengan air di dalam ruangan — baterai jenis ini bisa bereaksi tak terduga. Buat jarak aman dan serahkan penanganan pada profesional.