Wali Kota Balikpapan Bacakan Amanat Harkitnas 2026: Generasi Muda Harus Dilindungi dari Ancaman Digital, PP Tunas Jadi Andalan

Penulis: Chandra Kusuma  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 12:40:07 WIB
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 di halaman Kantor Wali Kota.

BALIKPAPAN — Di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (20/5/2026), Rahmad Mas’ud memimpin langsung upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakannya, ia menekankan bahwa kedaulatan informasi kini menjadi tantangan yang sama gentingnya dengan kedaulatan wilayah di masa lalu.

“Tantangan bangsa hari ini tidak lagi sekadar persoalan kedaulatan wilayah, tetapi juga kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Rahmad.

PP Tunas: Regulasi Baru untuk Batasi Akses Anak ke Medsos

Salah satu senjata utama yang disiapkan pemerintah pusat adalah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Regulasi ini mengatur penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Langkah itu dinilai sebagai bentuk keseriusan negara dalam membendung dampak negatif teknologi informasi. Pemerintah ingin memastikan anak-anak tidak hanya melek teknologi, tetapi juga terlindungi dari konten negatif, perundungan siber, hingga kecanduan media sosial.

Tema Harkitnas 2026: Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Tahun ini, Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menitikberatkan pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, termasuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat dan aman.

Selain perlindungan digital, pemerintah pusat juga memperkuat pembangunan kualitas generasi muda melalui berbagai program strategis nasional. Mulai dari makan bergizi gratis bagi pelajar, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, layanan cek kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selaras dengan Visi Balikpapan sebagai Kota Global

Bagi Kota Balikpapan, arah kebijakan tersebut dinilai selaras dengan visi pembangunan kota global yang modern namun tetap berakar pada nilai sosial dan budaya lokal. Pemerintah Kota Balikpapan ingin memastikan kemajuan teknologi berjalan beriringan dengan penguatan karakter masyarakat.

“Anak-anak sebagai generasi penerus harus tumbuh sehat, berakhlak, mencintai bangsa dan negara, serta bijak memanfaatkan kemajuan teknologi digital,” kata Rahmad dalam amanatnya.

Momentum Refleksi: Kebangkitan Bangsa Tak Cuma Soal Ekonomi

Momentum Harkitnas tahun ini juga menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi dan infrastruktur. Lebih dari itu, kemampuan menjaga karakter generasi penerus di tengah perubahan zaman yang sangat cepat menjadi tolok ukur yang tak kalah penting.

Dengan semangat kebangkitan nasional, Pemerintah Kota Balikpapan berharap masyarakat dapat terus menjaga harmoni sosial, memperkuat literasi digital, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang generasi muda menuju Balikpapan sebagai kota global dalam bingkai Madinatul Iman.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: inibalikpapan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top