BERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tetap menjadikan pembenahan rumah sakit sebagai prioritas utama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berjalan. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan komitmen tersebut untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga tidak terganggu.
“Harapannya memang harus segera diberikan prioritas utama. Itu artinya komitmen pembenahan tetap dilakukan,” ujar Gamalis.
Gamalis mengakui kebijakan efisiensi anggaran yang muncul di tengah perjalanan program pemerintah membuat sejumlah penyesuaian harus dilakukan. Menurutnya, kondisi tersebut berada di luar kendali pemerintah daerah.
“Memang ini di luar kendali kita. Efisiensi tiba-tiba ada di tengah, padahal sebelumnya perencanaan itu tidak memperhitungkan efisiensi,” katanya.
Meski mengalami tekanan fiskal, Pemkab Berau tetap mengalokasikan anggaran kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. Gamalis memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya layanan kesehatan, tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah.
“Bagaimanapun kebutuhan masyarakat tidak boleh terlantar. Artinya porsi 20 persen untuk bidang kesehatan tetap diplotkan, meskipun anggarannya tidak besar,” jelasnya.
Pemerintah daerah melakukan pengaturan anggaran secara jelas agar program prioritas di bidang kesehatan, termasuk pembenahan rumah sakit, tetap dapat berjalan di tengah keterbatasan fiskal. Langkah ini diambil untuk memastikan sarana vital bagi masyarakat tidak terbengkalai.