Kader PKK Baru Ulu Balikpapan Jadi Motor Edukasi Rupiah dan Perlindungan Konsumen Lewat Program BERLIAN

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:01:06 WIB
Kader PKK Baru Ulu Balikpapan resmi menjadi tim edukasi program BERLIAN dari Bank Indonesia.

BALIKPAPAN — Puluhan kader PKK di Kelurahan Baru Ulu tak lagi sekadar mengurus posyandu atau arisan. Mulai pekan ini, mereka resmi menjadi "Srikandi Berlian" — tim edukasi yang ditugaskan Bank Indonesia untuk menyebarkan pemahaman soal uang rupiah dan cara bertransaksi yang aman hingga ke tingkat RT.

Apa Itu Program BERLIAN dan Kenapa Baru Ulu?

BERLIAN merupakan akronim dari Belajar Rupiah dan Perlindungan Konsumen di Lingkungan Kelurahan. Program ini digagas Bank Indonesia sebagai kampanye untuk menanamkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada masyarakat luas.

Kelurahan Baru Ulu dipilih karena dinilai memiliki struktur PKK yang aktif dan dekat dengan warga. Lurah Baru Ulu, Abas, yang juga Pembina TP PKK setempat, menyebut program ini sebagai terobosan penting di tengah maraknya transaksi digital.

Peran Baru Kader: dari Posyandu ke Edukasi Keuangan

Ketua TP PKK Kelurahan Baru Ulu, Mawarni, mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus bernama Srikandi Berlian. Tim ini akan menjadi ujung tombak sosialisasi di lapangan.

"Melalui Program BERLIAN ini kami ingin masyarakat semakin bangga menggunakan rupiah dan memahami cara bertransaksi yang aman," kata Mawarni, Sabtu (16/5/2026).

Para kader nantinya tidak hanya mengedukasi cara mengenali uang asli, tetapi juga memberikan pemahaman tentang perlindungan konsumen — termasuk bagaimana menghindari pinjaman online ilegal dan penipuan berkedok investasi.

Mengapa Edukasi Rupiah Mendesak di Tingkat Kelurahan?

Lurah Abas menilai masyarakat akar rumput kerap menjadi sasaran paling rentan dalam praktik keuangan ilegal. Menurutnya, pendekatan melalui kader PKK yang sudah memiliki hubungan emosional dengan warga jauh lebih efektif ketimbang seminar formal di aula.

"Program ini sangat baik karena memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mencintai dan memahami rupiah sebagai simbol kedaulatan negara," ujar Abas.

Sinergi antara Bank Indonesia dan TP PKK Baru Ulu ini diharapkan menjadi model bagi kelurahan lain di Balikpapan. Jika berhasil, program serupa bakal diperluas ke wilayah-wilayah dengan tingkat literasi keuangan rendah.

Target ke Depan: Warga Tak Sekadar Tahu, Tapi Paham

Pihak kelurahan mengajak seluruh warga Baru Ulu untuk mendukung program ini. Tidak hanya sekadar hadir dalam sosialisasi, warga diharapkan mampu mempraktikkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari — mulai dari menabung di bank, menggunakan uang tunai dengan benar, hingga waspada terhadap modus penipuan digital.

Dengan adanya Srikandi Berlian, edukasi keuangan kini tidak lagi menjadi monopoli perbankan atau lembaga keuangan formal. Kader PKK membawanya langsung ke meja makan warga.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: kaltimkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top