BONTANG — Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bontang, Usman, memastikan lahan di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) masih luas. Salah satu yang disebut masih memiliki daya tampung besar adalah TPU Bontang Lestari.
Meski begitu, pemerintah tidak tinggal diam. Usman menegaskan bahwa penyediaan lahan pemakaman merupakan pelayanan wajib yang harus dijamin ketersediaannya hingga puluhan tahun ke depan. “Pemerintah tetap memikirkan langkah antisipasi jangka panjang, untuk kebutuhan lahan pemakaman,” ujarnya.
Mengapa Pemerintah Tetap Cari Lokasi Baru Meski Masih Luas?
Menurut Usman, kebutuhan lahan pemakaman tidak bisa diukur dari kondisi saat ini saja. Pertumbuhan jumlah penduduk dan keterbatasan lahan di perkotaan menjadi alasan utama Pemkot Bontang terus melakukan pemetaan lokasi potensial untuk TPU baru.
Pencarian lahan ini juga mempertimbangkan preferensi warga. “Sebagian masyarakat masih memilih lokasi pemakaman yang dekat dengan kawasan tempat tinggal,” ungkapnya. Hal ini membuat pemerintah tidak hanya mencari lahan kosong, tetapi juga yang aksesnya strategis bagi warga di berbagai kelurahan.
Kondisi TPU Lain di Bontang
Selain Bontang Lestari, beberapa TPU lain di wilayah Bontang juga telah disiapkan. Pemerintah memastikan bahwa lahan-lahan tersebut masih bisa digunakan untuk kebutuhan pemakaman dalam waktu dekat. Namun, pengembangan ke depan tetap harus direncanakan sejak sekarang agar tidak terjadi krisis lahan.
Usman berharap masyarakat dapat memahami langkah pemerintah ini. “Pemakaman di Bontang Lestari masih cukup luas untuk saat ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa perencanaan jangka panjang adalah bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap pelayanan dasar warga.
Apa Langkah Selanjutnya dari Pemkot Bontang?
Pemerintah Kota Bontang saat ini masih dalam tahap identifikasi dan survei lahan. Proses ini melibatkan koordinasi antar dinas untuk memastikan lokasi yang dipilih tidak masuk zona rawan bencana dan sesuai dengan tata ruang kota.
Keputusan mengenai lokasi definitif TPU baru belum diumumkan. Namun, Usman memastikan bahwa kajian teknis dan sosial tengah berjalan agar nantinya tidak menimbulkan masalah di tengah masyarakat.