Pencarian

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Samarinda, Wawali Ingatkan Generasi Muda soal Semangat Persatuan

Senin, 01 Juni 2026 • 15:10:24 WIB
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Samarinda, Wawali Ingatkan Generasi Muda soal Semangat Persatuan
Wakil Wali Kota Samarinda memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota.

SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota, dengan Wakil Wali Kota yang memimpin langsung jalannya acara. Dalam sambutannya, ia menyoroti peran strategis anak muda sebagai agen perubahan yang harus mampu merawat kebhinekaan.

Pesan Khusus untuk Generasi Muda

Wawali menyampaikan bahwa semangat Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pedoman hidup yang harus diinternalisasi, terutama oleh generasi milenial dan Gen Z. “Mereka adalah penerus yang akan menentukan arah bangsa ini ke depan. Persatuan di tengah perbedaan adalah harga mati,” ujarnya di hadapan para peserta upacara yang terdiri dari ASN, pelajar, dan organisasi masyarakat.

Mengapa Momentum Ini Penting bagi Samarinda?

Samarinda, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, dikenal memiliki masyarakat yang heterogen—dari suku Dayak, Kutai, Bugis, hingga pendatang dari berbagai daerah. Wawali menilai peringatan ini menjadi pengingat bahwa konflik horizontal bisa dicegah jika setiap warga menghidupi nilai gotong royong dan toleransi.

Ia juga mengaitkan peringatan tersebut dengan tantangan terkini, seperti derasnya arus informasi hoaks dan polarisasi politik yang kerap menguji persatuan. “Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita lupa bahwa kita satu bangsa,” tegasnya.

Suasana Upacara yang Khidmat

Upacara berlangsung sederhana namun khidmat, diiringi pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Pancasila. Sejumlah pelajar yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa guru mendampingi siswa mereka untuk memberikan pemahaman langsung tentang makna lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945.

Apa yang Diharapkan ke Depan?

Pemkot Samarinda berencana memperbanyak program edukasi kebangsaan di sekolah-sekolah dan komunitas pemuda. Wawali berharap peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi mendorong aksi nyata—seperti kegiatan sosial lintas agama dan dialog antar komunitas—yang memperkuat kohesi sosial di Samarinda.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks