SAMARINDA — Dispora Kaltim dan KONI Kaltim sepakat menjadikan IGORNAS sebagai alat utama dalam menjaring atlet berbakat dari berbagai daerah. Sistem ini memungkinkan deteksi potensi fisik dan keterampilan olahraga anak usia sekolah secara terstandar.
Bagaimana IGORNAS Bekerja dalam Pemetaan Atlet?
IGORNAS merupakan instrumen berbasis data yang mengukur kapasitas biomotorik dan koordinasi gerak dasar calon atlet. Hasil pengukuran ini langsung terintegrasi dalam basis data Dispora Kaltim, sehingga memudahkan pelatih dan pengurus cabang olahraga mengidentifikasi talenta potensial.
Kepala Dispora Kaltim menyebutkan, sinergi dengan KONI penting agar data yang terkumpul tidak sekadar dokumen, tetapi langsung ditindaklanjuti dengan program pembinaan. "Kami dorong seluruh sekolah dan klub olahraga di Kaltim untuk aktif menggunakan IGORNAS," ujarnya.
Perkuat Sinergi Dispora dan KONI untuk Regenerasi Atlet
Selama ini, pencarian bakat atlet di Kaltim masih bersifat sporadis dan bergantung pada event tertentu. Dengan IGORNAS, proses pencarian menjadi sistematis dan berkelanjutan. KONI Kaltim berperan memastikan hasil pemetaan sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga prioritas daerah.
Ketua KONI Kaltim menambahkan, kolaborasi ini diharapkan mampu menjaring atlet dari pelosok yang selama ini luput dari pantauan. "IGORNAS memberi kami peta potensi atlet secara riil, bukan lagi perkiraan," katanya.
Apa Langkah Selanjutnya untuk IGORNAS di Kaltim?
Dispora Kaltim menargetkan sosialisasi dan pelatihan penggunaan IGORNAS bagi guru olahraga dan pelatih di 10 kabupaten/kota dalam waktu dekat. Setelah itu, pendataan massal akan dilakukan di tingkat sekolah menengah pertama dan atas.
Data yang terkumpul akan menjadi acuan dalam penyusunan program latihan jangka panjang serta seleksi atlet untuk ajang Pra-PON dan PON mendatang. Pemerintah provinsi berharap inisiatif ini memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu lumbung atlet nasional.