Pencarian

DKP3 Balikpapan Periksa Kesehatan Ratusan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku

Senin, 25 Mei 2026 • 14:51:01 WIB
DKP3 Balikpapan Periksa Kesehatan Ratusan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku
Petugas DKP3 Balikpapan memeriksa kesehatan ratusan hewan kurban menjelang Iduladha 2026.

BALIKPAPAN — Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang akan disembelih pada Iduladha 2026. Ratusan ekor sapi, kambing, dan domba di sejumlah tempat penampungan mulai diperiksa kesehatannya secara bertahap.

Pemeriksaan ini mencakup kondisi fisik hewan, suhu tubuh, serta tanda-tanda klinis penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD). Hewan yang dinyatakan sehat akan diberi tanda khusus sebagai jaminan kelayakan kurban.

Proses Pemeriksaan: Dari Antemortem hingga Postmortem

Petugas DKP3 turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan antemortem, yakni pengamatan terhadap hewan sebelum dipotong. Hewan yang menunjukkan gejala sakit atau kelelahan akan dipisahkan dan tidak direkomendasikan untuk kurban.

Selain itu, pemeriksaan postmortem juga akan dilakukan setelah hewan disembelih. Organ dalam seperti hati, paru-paru, dan limpa diperiksa untuk memastikan tidak ada kelainan atau cacing hati yang bisa membahayakan konsumen.

Apa yang Dilakukan Jika Hewan Tidak Layak?

Menurut pihak DKP3, hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan tidak akan langsung disita. Pemilik atau pedagang akan diberi waktu untuk mengganti hewan kurban dengan yang sehat. Langkah ini diambil agar proses ibadah kurban tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan aspek kesehatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di tempat yang sudah terverifikasi. Ciri hewan sehat antara lain mata bersih, hidung tidak berlendir, bulu mengkilap, dan tidak pincang,” ujar salah satu petugas DKP3 di lokasi pemeriksaan.

Antisipasi Lonjakan Permintaan Jelang Iduladha

DKP3 Balikpapan memperkirakan lonjakan permintaan hewan kurban akan terjadi H-3 hingga H-1 Iduladha. Untuk mengantisipasi hal itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara maraton di pasar hewan dan tempat penampungan sementara.

Tim kesehatan hewan juga disiagakan di lokasi pemotongan pada hari H. Masyarakat diimbau melapor jika menemukan hewan kurban yang mencurigakan atau tidak layak konsumsi.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks