Pencarian

Rupiah Terus Tertekan, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Hari Ini

Kamis, 21 Mei 2026 • 11:16:40 WIB
Rupiah Terus Tertekan, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Hari Ini
Kurs dolar AS di Bank Mandiri tercatat Rp 16.450 per dolar jual dan Rp 16.250 per dolar beli hari ini.

KALIMANTAN TIMUR — Berdasarkan pantauan terkini, kurs jual dolar AS di Bank Mandiri tercatat di level Rp 16.450 per dolar AS, sementara kurs belinya berada di Rp 16.250. Angka ini menunjukkan spread atau selisih sebesar Rp 200, yang lazim terjadi pada transaksi valas di perbankan.

Sementara itu, BCA mematok kurs jual dolar AS di angka Rp 16.440 per dolar AS dan kurs beli di Rp 16.260. BRI dan BNI kompak menawarkan kurs jual di Rp 16.460 per dolar AS, dengan kurs beli masing-masing di Rp 16.240 dan Rp 16.245.

Perbedaan kecil ini wajar terjadi karena setiap bank memiliki kebijakan margin sendiri. Namun, bagi pemburu kurs terbaik, selisih Rp 10-20 per dolar bisa berarti signifikan jika transaksi mencapai ribuan dolar.

Mengapa Rupiah Terus Melemah?

Pelemahan rupiah kali ini dipicu oleh menguatnya indeks dolar AS di pasar global. Sentimen risk-off masih mendominasi, terutama setelah data ekonomi AS terbaru menunjukkan ketahanan tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan. Akibatnya, investor cenderung memarkir dananya di aset berbasis dolar.

Di sisi domestik, tekanan juga datang dari masih tingginya permintaan dolar oleh korporasi untuk pembayaran utang dan impor bahan baku. Bank Indonesia memang telah melakukan intervensi di pasar valas, namun tekanan eksternal masih cukup kuat.

Dampak ke Masyarakat: Tiket Pesawat hingga Harga Gadget

Bagi masyarakat umum, pelemahan rupiah bukan sekadar angka di papan kurs. Dampaknya langsung terasa pada harga barang impor. Mulai dari harga gawai, suku cadang kendaraan, hingga tiket pesawat untuk rute internasional berpotensi naik dalam waktu dekat.

Pelaku UMKM yang menggantungkan bahan baku impor juga mulai merasakan tekanan. "Kami harus pintar-pintar mengatur stok karena harga bahan baku naik hampir 5 persen dalam sebulan terakhir," ujar seorang pengusaha konveksi di Tanah Abang, Jakarta.

Tips Transaksi Valas: Jangan Tergesa-gesa

Bagi Anda yang berencana membeli dolar AS untuk kebutuhan liburan atau pendidikan, ada baiknya tidak terburu-buru. Pantau pergerakan kurs di beberapa bank sekaligus. Gunakan fitur notifikasi kurs di aplikasi mobile banking agar bisa membeli saat rupiah sedikit menguat.

Sebaliknya, jika Anda memiliki tabungan dolar dan ingin menjual, bandingkan kurs beli antarbank. Selisih Rp 10-20 per dolar dalam jumlah besar bisa menghasilkan tambahan rupiah yang lumayan.

Hingga siang ini, pergerakan rupiah masih fluktuatif. Pelaku pasar menunggu rilis data inflasi AS akhir pekan ini sebagai pijakan langkah selanjutnya.

Bagikan
Sumber: investor.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks