Pencarian

Wali Kota Balikpapan Bacakan Amanat Menkomdigi di Harkitnas 2026: Generasi Muda Harus Dilindungi dari Ancaman Siber

Rabu, 20 Mei 2026 • 12:35:06 WIB
Wali Kota Balikpapan Bacakan Amanat Menkomdigi di Harkitnas 2026: Generasi Muda Harus Dilindungi dari Ancaman Siber
Wali Kota Balikpapan membacakan amanat Menkomdigi pada peringatan Harkitnas 2026 di Balikpapan.

BALIKPAPAN — Upacara Harkitnas yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (20/5/2026), tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Momen ini dimanfaatkan pemerintah untuk mengingatkan publik tentang bahaya di ruang digital yang mengintai anak-anak dan remaja.

Ancaman Siber: Dari Hoaks hingga Perundungan Digital

Dalam amanat yang dibacakan Rahmad, disebutkan bahwa tantangan bangsa saat ini bukan lagi soal kedaulatan wilayah. Persoalan utama justru datang dari derasnya arus informasi yang sulit dibendung.

"Mulai dari penyebaran hoaks, perundungan digital, hingga paparan konten negatif yang dapat memengaruhi karakter anak-anak dan remaja," ujar Rahmad di hadapan peserta upacara.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal dengan PP Tunas. Regulasi ini mengatur pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Tema Harkitnas 2026: Jaga Tunas Bangsa

Tema yang diusung tahun ini, "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", dinilai sangat relevan dengan kondisi kekinian. Pemerintah ingin memastikan pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

Rahmad menegaskan bahwa kebijakan perlindungan anak di ruang digital harus diimbangi dengan penguatan pendidikan karakter dari lingkungan terdekat. "Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting. Anak-anak tidak bisa dilepas begitu saja di ruang digital tanpa pendampingan," katanya.

Program Nasional Pendukung Kualitas Generasi Muda

Selain PP Tunas, pemerintah juga menjalankan sejumlah program untuk meningkatkan kualitas generasi penerus. Di antaranya makan bergizi gratis bagi pelajar, pembangunan sekolah di wilayah afirmasi, layanan kesehatan gratis, dan penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi desa dan kelurahan.

Bagi Kota Balikpapan, arah kebijakan ini selaras dengan visi pembangunan kota global yang modern dan nyaman dihuni. Pemerintah Kota ingin memastikan perkembangan teknologi berjalan berdampingan dengan penguatan moral, budaya, dan nilai kebangsaan.

Literasi Digital Jadi Kunci di Balikpapan

Rahmad mengajak masyarakat menjaga kondusivitas kota dan memperkuat literasi digital. Menurutnya, warga tidak boleh mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

"Anak-anak sebagai generasi penerus harus tumbuh sehat, berakhlak, mencintai bangsa dan negara, serta bijak memanfaatkan kemajuan teknologi digital," tutup Rahmad dalam amanatnya.

Peringatan Harkitnas tahun ini menjadi pengingat bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui kerja bersama menjaga persatuan dan membangun karakter generasi muda di tengah gempuran era digital.

Bagikan
Sumber: kaltimkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks