PASER — Eko (50), warga di sekitar wilayah operasional PT Muaratoyu Subur Lestari, mengaku bersyukur setelah huniannya diperbaiki. Sebelumnya, setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi, rumahnya kerap kebocoran dan lantai dapur hingga kamar mandi tergenang air.
"Pas lagi hujan, akan banyak bocor dan tergenang. Setelah direnovasi, perubahan yang kami rasakan sangat besar. Kamar mandi sekarang jadi lebih bersih dan layak dipakai," ujar Eko kepada Media Indonesia.
Bantuan Fisik yang Menyasar Kebutuhan Dasar
Program renovasi ini merupakan bagian dari inisiatif Pondasi (Program Renovasi dan Sanitasi) yang dijalankan PT Muaratoyu Subur Lestari, anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP). Fokus perbaikannya meliputi kamar mandi, dinding rumah, dan dapur — tiga titik yang paling vital bagi kenyamanan penghuni.
Perbaikan ini tidak hanya menyelesaikan masalah fisik bangunan. Bagi warga terdampak cuaca ekstrem di Kalimantan Timur yang cenderung basah sepanjang tahun 2025, hunian yang layak menjadi benteng utama dari rasa aman dan kesehatan keluarga.
Sinergi dengan Program Nasional 3 Juta Rumah
Langkah TAP Untuk Negeri ini selaras dengan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto: membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Secara teknis, program ini juga mendukung target Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah tidak hanya soal membangun unit baru, tetapi juga meningkatkan kualitas rumah yang sudah ada agar layak huni. "Program tiga juta rumah, baik yang dibangun maupun direnovasi, kami tetap berusaha. Kita diminta Pak Prabowo untuk tetap optimis dengan situasi yang ada," ujarnya.
Dari Desa, Untuk Warga Sekitar Perusahaan
Melalui Pondasi, TAP Untuk Negeri berkomitmen hadir lebih dekat dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Program ini dirancang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai kebersamaan di desa.
Bagi perusahaan, pembangunan berkelanjutan harus menghadirkan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh warga. Dari desa-desa yang jauh dari pusat kota, harapan akan kehidupan yang lebih baik terus dibangun melalui langkah-langkah konkret seperti ini.