KALIMANTAN TIMUR — Certified Financial Planner Aliyah Natasya menegaskan target kebebasan finansial hanya bisa dicapai jika fondasi keuangan sudah aman. Dua tangga yang wajib dipenuhi lebih dulu adalah pengamanan pendapatan dan dana darurat, serta proteksi. Tanpa keduanya, generasi muda akan kesulitan mengejar pertumbuhan aset di pasar modal.
Aliyah menyampaikan hal itu dalam forum Capital Market Summit & Expo (CMSE) yang berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (6/11/2026). Ia menilai banyak anak muda langsung melompat ke instrumen berorientasi pertumbuhan tanpa membangun fondasi dasar keuangan terlebih dahulu.
Menurut Aliyah, tujuan mencapai financial freedom harus punya dua pijakan. Pertama adalah mengamankan, yakni pendapatan dan dana darurat. Kedua adalah perlindungan atau proteksi.
"Tujuan mencapai financial freedom itu harus punya dua. Yang pertama adalah mengamankan, yaitu income dan dana darurat, lalu yang kedua adalah perlindungan," ujar Aliyah dalam forum tersebut.
Ia menambahkan, jika dua tangga itu belum aman, mengejar pertumbuhan aset akan terasa berat. Salah satu sumber financial stress berasal dari ketidakmampuan mengamankan hal-hal yang seharusnya diamankan lebih dulu.
Aliyah menegaskan keberhasilan berinvestasi bagi generasi muda tidak ditentukan oleh besarnya modal awal yang disetor. Yang lebih menentukan adalah kemampuan mengamankan fondasi dasar keuangan sebelum melipatgandakan aset di pasar modal.
Pandangan itu menempatkan disiplin dan perencanaan keuangan terukur sebagai prasyarat. Ketersediaan dana darurat dan proteksi disebut menjadi fondasi kokoh sebelum seseorang melangkah ke instrumen investasi yang berorientasi pertumbuhan.
Mencapai kemandirian finansial, kata Aliyah, bukan hasil dari mimpi instan. Capaian itu lahir dari perencanaan keuangan yang terukur, disiplin, dan berbasis pada mitigasi risiko pasar.
Karena itu, generasi muda diimbau menyusun perencanaan keuangan yang matang agar target kebebasan finansial dapat dicapai secara realistis. Imbauan ini relevan di tengah derasnya arus investasi pasar modal yang menawarkan janji pertumbuhan aset.
Bagi investor muda, urutan prioritas menjadi jelas: amankan pendapatan dan dana darurat, lengkapi proteksi, baru kemudian alokasikan dana ke instrumen berisiko lebih tinggi. Pendekatan bertahap ini membantu mengurangi tekanan finansial saat pasar bergejolak.
Forum CMSE di BEI menjadi ajang edukasi bagi calon investor untuk memahami bahwa pengelolaan risiko dan fondasi keuangan sama pentingnya dengan mengejar imbal hasil.