Rupiah Menguat 17 Poin ke Rp 18.120, Kurs Dolar di BCA dan Mandiri Hari Ini

Penulis: Aditya Nugraha  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:22:01 WIB
Rupiah dibuka menguat 17 poin ke Rp 18.120 per dolar AS pada perdagangan Jumat (30/10/2026).

KALIMANTAN TIMUR — Nilai tukar rupiah dibuka menguat 17 poin atau 0,09% ke level Rp 18.120 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (30/10/2026), menurut data Bloomberg di pasar spot pukul 09.05 WIB. Penguatan berlanjut seiring dolar AS yang terpantau melemah 0,29% ke level 101.738. Pergerakan ini jadi acuan awal bagi pelaku bisnis yang memantau kurs jual beli di bank besar.

Data pasar spot exchange menunjukkan rupiah melanjutkan tren penguatan terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan. Pelemahan indeks dolar AS ke 101.738 memberi ruang bagi mata uang emerging market, termasuk rupiah, untuk bergerak lebih kuat.

Bagi pelaku usaha dan investor, arah kurs di bank besar menjadi acuan transaksi valas harian. Setiap bank mematok harga beli dan jual berbeda, tergantung jenis transaksi dan kanal layanan.

Kurs Dolar AS di BCA Pagi Ini

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pukul 09.07 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp 18.095 dan harga jual Rp 18.115 di kanal e-rate. Selisih tipis antara harga beli dan jual mencerminkan likuiditas valas yang masih longgar di kanal digital perseroan.

Untuk transaksi TT counter, BCA menetapkan harga beli Rp 17.950 dan harga jual Rp 18.230. Sementara berdasarkan bank notes, harga beli dan harga jual masing-masing ditetapkan sebesar Rp 17.950 dan Rp 18.230.

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS untuk special rate masing-masing sebesar Rp 18.115 dan Rp 18.145 per dolar AS. Posisi special rate Mandiri berada di level yang kompetitif dibandingkan kanal e-rate BCA.

Di TT Counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp 17.900 dan harga jual Rp 18.200 per dolar AS. Pada bank notes, harga beli dolar AS dipatok Rp 17.900, sedangkan harga jual Rp 18.200.

Kurs Dolar AS di BRI dan BNI

Bahan acuan yang tersedia belum memuat rincian kurs jual beli dolar AS di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) untuk perdagangan hari ini. Pembaca disarankan memeriksa kanal resmi masing-masing bank untuk angka terkini sebelum bertransaksi.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Penguatan rupiah ke Rp 18.120 membawa dampak berbeda bagi tiap pelaku usaha. Importir bahan baku mendapat sedikit angin segar karena biaya pembelian valas turun, sementara eksportir perlu mencermati potensi penurunan nilai penerimaan dalam rupiah.

Selisih harga beli dan jual antar bank juga patut dicermati. Untuk kebutuhan valas dalam jumlah besar, membandingkan special rate dan e-rate bisa menghemat biaya transaksi yang tidak kecil.

Pergerakan rupiah sepanjang sesi hari ini akan bergantung pada arus masuk modal asing dan arah indeks dolar AS. Pelemahan dolar ke 101.738 menjadi sinyal awal yang positif, meski pelaku pasar tetap menunggu data lanjutan untuk mengonfirmasi arah tren.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: investor.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top